Nah setelah pada tulisan terdahulu anda mulai sedikit mengenal apa itu pemeriksaan Hematologi kita lanjutkan dengan pemeriksaan Kimia Darah. Pemeriksaan jenis ini bertujuan mengukur kadar parameter kimiawi dalam darah kita, parameter yang diperiksa bisa digolongkan dalam beberapa kategori sesuai dengan diagnosa penyakit yang diderita pasien. Dalam menjalankan fungsi metabolisme, organ tubuh seperti jantung, hati, ginjal dll senantiasa memerlukan/mengeluarkan zat-zat kimiawi dalam jumlah tertentu, jika suatu ketika kadar zat-zat kimiawi meningkat atau menurun diluar batas normal maka hal ini menandakan bahwa organ tubuh sedang mengalami masalah.
Pembagian parameter pemeriksaan kimia darah berdasarkan fungsi organ tubuh, antara lain:
Fungsi Hati (lever): Bilirubin, SGOT, SGPT, Protein, Albumin, Alkali fosfatase, dll.
Fungsi Ginjal: Kreatinin, Ureum, Asam Urat, dll.
Fungsi Jantung: Creatin Kinase (CK), CKMB, LDH, dll.
Selain organ tubuh tersebut masih banyak organ tubuh lain yang tidak saya sebutkan tetapi yang paling banyak diperiksa adalah ketiga organ tersebut. Parameter yang diperiksa pun tidak selalu berhubungan dengan satu organ tubuh, seperti pemeriksaan gula darah tidak hanya menyangkut fungsi hati tetapi juga menggambarkan metabolisme gula dalam tubuh secara keseluruhan. Pemeriksaan lemak yang terdiri dari Trigliserida, Kolesterol total, kolesterol HDL dan Kolesterol LDL, juga menggambarkan keadaan metabolisme lemak dalam tubuh. Pemeriksaan elektrolit terdiri dari Natrium, Kalium, Klorida, Kalsium dan Magnesium menggambarkan keadaan keseimbangan elektrolit cairan tubuh.
Mengapa sebelum diperiksa darah kita harus puasa? Pertanyaan yang sama mungkin juga muncul dibenak kita iya kan? Hal ini karena parameter kimia darah dalam tubuh banyak yang dipengaruhi oleh asupan makanan dan juga obat-obatan.Para ilmuwan membikin nilai-nilai normal kadar kimia darah dengan acuan/standar/tolak ukur adalah orang dengan keadaan berpuasa 10-12 jam, jadi kita ga bisa protes he he. Bayangkan saja jika kita diperiksa gula darah setelah dua jam sebelumnya makan satu mangkok cendol (koq cendol lagi ya…?). Pasti gula darah dalam darah kita lebih tinggi dari nilai normal, nah karena nilai normal-nya orang yang sedang berpuasa maka kita jadi “gak normal” deh. Untuk melihat berapa nilai normal masing-masing parameter bisa dilihat pada artikel “nilai normal kimia darah” atau klik disini
Tunggu Cerita Selanjutnyaaaaaaa…….!


Ping-balik: Pemeriksaan Gula Darah « Belajar Kehidupan