
Sejak tahun 2010 WHO (World Health Organization) telah menetapkan setiap tanggal 28 Juli sebagai Hari Hepatitis Sedunia. Setelah terlebih dahulu kita mengenal adanya Hari Kanker Sedunia dan Hari AIDS Sedunia. Hal ini bukan tanpa alasan sebab penyakit yang berkaitan dengan hepatitis ini semakin menjadi masalah global yang dihadapi oleh seluruh bangsa didunia. Sebagai praktisi laboratorium penulis ingin berpartisipasi dengan membuat artikel tentang Hepatitis di blog ini walaupun dengan ilustrasi seadanya. Infeksi hepatitis yang paling menjadi masalah dibidang kesehatan saat ini adalah hepatitis B dan hepatitis C disusul oleh hepatitis A. Tentang perbedaan diantara ketiganya sudah diluar kompetensi penulis untuk membahasnya. Fokus kita kali ini adalah tentang parameter apa saja yang diperlukan untuk mendeteksi adanya infeksi virus hepatitis di dalam tubuh. Infeksi virus hepatitis hanya bisa dideteksi dengan jalan pemeriksaan darah di laboratorium. Metode pemeriksaan yang paling komprehensif untuk semua virus adalah metode PCR (Poly Chain Reaction), pada dasarnya metode ini adalah melipat-gandakan unsur-unsur DNA dari suatu virus dengan suatu cara sehingga bisa dideteksi dan dihitung. Tetapi metode pemeriksaan ini saat ini masih jarang digunakan karena mahal, selain itu juga kurang efektif untuk melayani kebutuhan di tingkat pelayanan publik. Untuk mengatasi masalah ini para ahli telah mengembangkan metode pemeriksaan secara kimiawi dan imunologi. Pemeriksaan kimiawi adalah memeriksa kelainan kimia yang terjadi didalam tubuh jika tubuh terinfeksi oleh zat asing dari luar seperti virus, bakteri dll. Pemeriksaan Imunologi adalah metode pemeriksaan berdasarkan reaksi antigen-antibodi, jika tubuh di infeksi suatu virus (antigen) maka tubuh akan memproduksi suatu zat penangkal virus yang disebut antibodi. Anti bodi inilah yang bisa dideteksi oleh serangkaian pemeriksaan di laboratorium. Metode ini lebih murah dan lebih efisien untuk digunakan untuk pelayanan publik.
HEPATITIS B
Ada tiga pemeriksaan standar yang biasa digunakan untuk menegakkan diagnosa infeksi hepatitis B yaitu:
- HBsAg (hepatitis B surface antigen): adalah satu dari penanda yang muncul dalam serum selama infeksi dan dapat dideteksi 2 -8 minggu sebelum munculnya kelainan kimiawi dalam hati atau terjadinya jaundice (penyakit kuning). Jika HBsAg berada dalam darah lebih dari 6 bulan berarti terjadi infeksi kronis. Pemeriksaan HBsAg bisa mendeteksi 90% infeksi akut.
Fungsi dari pemeriksaan HBsAg diantaranya :
-indikator paling penting adanya infeksi virus hepatitis B
-mendiagnosa infeksi hepatitis akut dan kronik
-tes penapisan (skrining) darah dan produk darah (serum, platelet dll)
-skrining kehamilan - Anti HBs (antobodi terhadap hepatitis B surface antigen): jika hasilnya “reaktif/positif” menunjukkan adanya kekebalan terhadap infeksi virus hepatitis B yang berasal dari vaksinasi ataupun proses penyembuhan masa lampau.
- Anti HBc (antibodi terhadap antigen inti hepatitis B): terdiri dari 2 tipe yaitu Anti HBc IgM dan Anti HBc IgG.
Anti HBc IgM: - muncul 2 minggu setelah HBsAg terdeteksi dan bertahan hingga 6 bulan.
-berperan pada core window(fase jendela) yaitu saat dimana HBsAg sudah hilang tetapi anti-HBs belum muncul
Anti HBc IgG: -muncul sebelum anti HBcIgM hilang
-terdeteksi pada hepatitis akut dan kronik
-tidak mempunyai efek protektif
Interpretasi hasil positif anti-HBc tergantung hasil pemeriksaan HBsAg dan Anti-HBs.
Tulisan tentang hepatitis C dan hepatitis A akan dilanjutkan pada tulisan selanjutnya.


Apa benar hepatitis B bs d smbuhkan?
Calon suami saya mengidap penyakit hepatitis B selama krng lebih 1,5 th,,
Dan sudah mngkonsumsi obat,,
Tp stelah cek lab lg,,
Trnyata masih mngidap pnyakit itu,,
Sbenarnya hepatitis B apa benar bs d smbuhkan?
Mohon reply di email saya,,
Trm kasih bnyk
Sore Kang , sy barusan dpat hasil test dr lab yg menyatakan bahwa IMMUNOLOGI HBsAg Reaksi, apakah saya sudah benar2 terjangkit virus Hepatitis B , persoalananya ketika saya cek up kondisi saya saat itu lagi menderita wasir dan mengkonsumsi obat-obatan dari dokter untuk wasir saya, apakah keadaan saya saat itu bisa mempengaruhi hasil dr cek up tsb? Maksih Kang …
Obat2an yang dikonsumsi tidak mempengaruhi pemeriksaan imunologi HBsAg karena sifat pemeriksaan ini spesifik.
assalamualaikum .
Saya baru saja dapat rangkuman hasil pemeriksaan dr check up kemaren..
1. Antigen hepatitis b fositif….. Itu maksudnya apa ya ? Terima kasih
Kalau Antigen berarti ada infeksi Virus Hepatitis B kalau antibodi berarti ada kekebalan, coba dicek lagi rangkumannya “antigen” apa “antibodi” yang positif.
antigen: jadi, apakah bisa di sembuhkan untuk penyakit ini ?
Untuk menentukan status penyakit anda harus dicek parameter lainnya seperti Anti HBs, Anti HBc, Anti HBc IgM, HBe Ag, Anti HBeAg dll untuk itu sebaiknya anda segera konsul ke dokter penyakit dalam. Yakinkan hati Bung!! Saya banyak bertemu pasien yang berhasil mengatasi penyakit ini. Semangat!!!
kalo periksa hbeag ,untuk apa kang ?
Apakah penyakit ini sangat menular buat orang yang ada di sekitar saya ? . . .
kalo periksa hbeag ,untuk apa kang ?
Apakah penyakit ini sangat menular buat orang yang ada di sekitar saya ? . . . …
Periksa HBeAg untuk melihat aktivitas virus, HBeAg positif menunjukkan tingkat replikasi virus sedang tinggi. Jika kemudian Anti HBeAg muncul itu menunjukkan perbaikan. Salah satu cara mencegah penularan mungkin dengan memisahkan peralatan makan dll. Untuk keterangan lain mungkin bisa menghubungi dokter karena akang lebih fokus dipemeriksaan lab.
Selamat sore mas,begini,,saya kna kemarin pernah nyoba seleksi pramugara lion lalau saya lolos,tiba2 pada saat tahap medical check up saya di nyatakan gagal karena HBSag saya reaktif indeksnya 4140,58 itu maksudnya apa yah??mohon penjelsan?dan apakah itu taraf berbahaya….
Itu artinya anda terkena virus hepatitis B dengan tingkat infeksi yang cukup tinggi. Saran saya anda segera konsultasi-kan hasil tersebut untuk dilihat status infeksi anda dengan pemeriksaan lanjutan seperti Anti HBs, HBeAg dan Anti HBeAg sehingga bisa dilakukan pengobatan sedini mungkin.
rata2 normalnya HBsAg itu berapa yah mas,dan berapa indek jika kita sudah terkena hepatitis B?
dan apakah bisa di normalkan atau disembuhkan jika sudah indek 4140,58?
Saya banyak menemui orang yang bisa sembuh kembali setelah terpapar virus hepatitis B malahan tubuhnya membentuk kekebalan terhadap virus tersebut ditandai dengan Anti HBsAg dan Anti HBe dalam tubuhnya positif. Segera saja menemui dokter dan TETAP SEMANGAT.
makasih banyak yah mas atas saran dan motivasinya,mohon doanya ^^ sekali lagi makasih banyak
Sama-sama…ingat Mas pikiran yang sakit lebih membahayakan daripada fisik yang sakit, dengan pikiran yang sehat akan berdampak baik bagi kemampuan tubuh mengatasi serangan penyakit. Insya Alloh saya ikut mendo’a-kan kesembuhannya..amiiin!
makasih yah mas,,,oh iya mas kira2 nih jika saya sudah berobat,apakah virus HBSAg di dalam tubuh saya akan hilang jika saya tes darah lagi,soalnya saya takut banget klo saya melamar pekerjaan lagi dan tes medical saya gagal di tahap tes darah…tolong infonya yah mas .makasih
Menghilangkan HBsAg dr tubuh bs memakan waktu cukup lama dng pengobatan, kecepatannya berbeda setiap orang tergantung kondisi tubuh. Jika pengobatan berhasil biasanya timbul kekebalan dlm tubuh namun jika tidak berhasil bisa menjadi kronis atau carrier (tidak kronis tp jd pembawa).
wowww serem juga …saya hari ni sudah ambil hasilnya dan hasil HCV saya nonreaktive 0,06..itu apa artinya???maap yah mas terlalu banyak nanya.makasih
Artinya tidak ada virus hepatitis C didalam tubuh anda.
sepengetahuan saya mas, yang belum bisa disembuhkan adalah hepatitis B, sedangkan Hepatitis C sudah dapat disembuhkan, mohon di cek kembali
menurut journal dan referensi yg sudah saya baca pengobatan HBV dengan antiviral hanya 15% kemungkinan sembuhnya sedangkan dengan obat golongan interferon sekitar 45%, tapi belum ada obat yang benar2 menyembuhkan
tq
Memang benar pendapatnya mbak Ayu jika yang dimaksud “penyembuhan” disini mematikan virus. Sepengetahuan akang virus hepatitis C juga tidak bisa dihilangkan 100% hanya pertumbuhannya bisa ditekan hingga tidak terdeteksi. Yang akang maksud hepatitis B bisa disembuhkan adalah seseorang yang terinfeksi dan melakukan pengobatan kemudian timbul anti bodi didalam tubuhnya sendiri sehingga mencapai tahap punya kekebalan. Keterangan akang hanya terbatas dari parameter lab saja jadi kalau ada kekurangan lain mohon dimaklum. Yang pasti akang berterima kasih kepada Mbak Ayu atas koreksinya.
baru2 ini sy melakukan medical cek up,dsitu tertulis bhw hasil IMMUNOLOGI HBsAg terjadi reactive 284 pdhl normalnya adlh non reactive..yg sy tanyakan:
1.bisa dijelaskan apa ksimpulan dr cek up ini?
2.apa sy mengidap hepatitis B?
3.smpai taraf manakah ini?
4.bisa gk di normalkan kembali?dgn cara apa?
Mohon penjelasannya..trima kasih
Kesimpulannya anda terinfeksi hepatitis B, untuk melihat status lanjut dari penyakitnya biasanya anda akan diperiksa HBV DNA (menghitung jumlah kuntitatif virusnya). Untuk melihat apakah ini infeksi akut atau kronis maka akan diperiksa Anti HBsAg, HBeAg, Anti HBc. Setelah semua itu diperiksa nanti bisa disimpulkan taraf penyakitnya. Penyakit Hepatitis B bisa disembuhkan bahkan sampai seseorang mempunyai kekebalan permanen terhadap virus ini (ditandai dengan kadar Anti HBsAg yg tinggi juga Anti HBe).
Mohon maaf jawaban saya hanya di bidang laboratorium saja sedangkan untuk proses pengobatan tentunya dokter internis yang lebih tahu. Yang pasti anda tak perlu terlalu khawatir , saya banyak menemui orang dengan hepatitis B sembuh total…tetap semangaat.!!!
Tingkat mana yg lbh bhya hep a ato hep c?trs apakah berhubungan suami istri jg dpt menular?trmksh
aku pernah denger klo hepatitis B itu menular dan tidak bisa sembuh tapi kenapa beda dengan penyakit kusta yang sebenernya bisa d sembuhkan dan tidak mudah menular… padahal klo di lihat lebih bahaya hepatitis B sich soale menyerang hati… heeemmm serem dech
Sebenarnya hepatitis B bisa disembuhkan, yang belum bisa itu hepatitis C. Makasih kunjungannya…!
Ping-balik: Sekilas Tentang Hepatitis C « Belajar Kehidupan