Hari Bebas Rokok

Tanggal 31 mei selalu diperingati sebagai hari anti rokok sedunia, tentu saja akang sebagai pendukung gerakan anti rokok di Indonesia ingin meninggalkan jejak catatan di blog ini. Dalam lingkaran keluarga akang sendiri bapak tidak merokok, kakak merokok, satu dari dua adik merokok. Dari keluarga istri: mertua laki-laki merokok, satu  anak laki-laki  merokok , satu  dari empat menantu laki-laki merokok. Sebuah fakta yang akang fikir masih mendingan dalam keadaan di Indonesia ini. Bukan sesekali saja akang mengingatkan tentang bahaya kecanduan merokok dengan keluarga sendiri karena kebanyakan obrolan hanya menjadi pengisi waktu berkumpul keluarga.

  • Medis
  • Mengingat akang sebagai praktisi kesehatan/medis tentu saja alasan yang akang anggap paling kuat adalah alasan kesehatan hasilnya NIHIL, karena beberapa saudara akang pun bekerja di bidang medis dan biasanya berakhir dengan diskusi ilmiah tanpa ujung.

    “Berhentilah merokok karena dapat meningkatkan resiko kanker, penyakit jantung, paru-paru bla bla bla :bla.*&5&#4@1@1*%28%28%29%29%29″>bla.*&5&#4@1@1*(()))(…..”

    “Lah bapak nih udah ngeroko dari usia muda sekarang masih tetap baek-baek aje, tuh liat tetangga sebelah ga ngerokok sekarang di rumah sakit karena stroke….”

    (…hanya salah satu cuplikan singkat….)

  • Agama
  • Alasan agama? walaupun akang kurang kompeten dalam masalah ini tetapi tetap akang coba gunakan dalam mendukung “kampanye” dan seperti mudah diduga hasilnyapun NOL.

    “…jangan merokok .! itukan pemborosan sedangkan boros adalah salah satu sifatnya setan…”

    “…kata ustadz rokok itu cuma MAKRUH dan kagak HARAM, elu mo ngelawan kata  ustadz ya????”

  • Ekonomi
  • Jurus terakhir yang bisa akang gunakan adalah alasan ekonomi, tentunya dengan berbekal data-data yang mutakhir dan up to date tentang jumlah total dana pembelanjaan rokok yang digunakan seluruh rakyat Indonesia di bandingkan dengan jumlah total zakat yang dikumpulkan oleh badan-badan amil zakat yang ada di negeri ini. Tidak lupa simulasi jumlah total dana yang dikumpulkan seseorang untuk belanja rokok dibandingkan dengan biaya naik haji, qurban, dll.

    “…merokok kan boros! Coba kalau duitnya dikumpulkan bisa pergi haji, beli ini, beli itu bla bla bla….lagi”

    “…liat tuh Haji Torik dari muda ngerokok tapi sekarang udah punya title HAJI…nah elu yang kagak ngerokok titelnya apa??????…..”

    (cuplikan lainnya…)

    Ampuuuun deh kalo udah begini kagak sanggup he he he mending nulis aja di blog kali aja banyak yang baca.

Tentang Ade Sadikin

The ordinary people
Pos ini dipublikasikan di Catatan dan tag . Tandai permalink.

Ada komentar??? tulis aja...!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s