Donor Darah Lagi


Sudah menjadi kegiatan rutin bagi akang untuk melakukan donor darah menyambut datangnya bulan puasa. Sering terdengar di berbagai media pemberitaan jika pada bulan puasa biasanya PMI (Palang Merah Indonesia) sering mengalami kekurangan stok darah. Hal ini mungkin karena pada bulan puasa banyak orang yang biasanya donor jadi agak takut dan ragu jika mendonorkan darah di bulan puasa. Walaupun menurut petugas PMI mendonorkan darah selama bulan puasa tidak ada pengaruhnya kepada orang yang sedang berpuasa, namun tetap saja faktanya stok darah selalu kurang di bulan puasa.

Sebagai seorang yang peduli dengan semboyan “setetes darah yang anda berikan sangat berarti bagi mereka yang membutuhkan” maka akang ikut serta dalam kegiatan donor darah yang rutin diadakan di tempat akang bekerja. Pendaftaran dimulai jam 09.00 pendonor mulai memadati tempat diadakannya kegiatan, seperti biasa antusias untuk mendonor disini begitu tinggi sehingga akang mendapatkan nomor urut 134 walau mendaftar cukup awal. Setelah mengisi formulir isian yang berisi pertanyaan2 identitas dan seputar kesehatan pendonor maka proses pertama yang dilewati adalah pemeriksaan golongan darah dan Hb oleh petugas PMI. Kadar Hb 13 g/dL, akang pun dipersilahkan ke meja pemeriksaan tekanan darah. Tekanan darah 120 mmHg, petugas menanyakan beberapa pertanyaan seperti apakah semalam tidur lebih dari 5 jam? apakah sedang meminum obat? berapa berat badan? dan pertanyaan lainnya. Setelah dianggap layak untuk mendonorkan darah, akang langsung menuju tempat antrian sambil menghabiskan makanan ringan yang disediakan oleh panitia.

Panggilan pun tiba untuk akang diambil darah. Petugas PMI dengan sigap mempersiapkan peralatan sambil mencocokkan identitas dengan formulir yang ada ditangannya. Sakit yang dirasakan saat jarum menusuk kulit coba dihilangkan dengan cara membayangkan dua kotak susu bubuk 400 gram yang biasanya diberikan panitia setelah mendonorkan darah, lumayan buat oleh-oleh anak dirumah. Entahlah mungkin itu juga yang meningkatkan antusiasme peserta donor darah kali ini. 250 cc darah mengalir ke kantong darah, dengan waktu sekitar lima menit proses pengambilan darah selesai. Tentu saja acara selajutnya adalah menyantap hidangan mie rebus dan segelas susu yang telah terhidang di meja makan. Setelah mendapat kartu donor darah akang kembali pulang dengan menenteng kantong plastik berisi dua buah kotak susu bubuk dan obat penambah darah. Semoga darah yang terkumpul bisa dimanfaatkan untuk keselamatan orang yang membutuhkan dan semua pendonor mendapatkan pahala dari pengorbanannya amiiin.

Tentang Ade Sadikin

The ordinary people
Pos ini dipublikasikan di Catatan dan tag . Tandai permalink.

Ada komentar??? tulis aja...!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s