Gilang Udah Bisa Cemburu


“Sebulan terakhir ini Gilang selalu menangis saat terapi Pak”
Hari kedua di bulan puasa ini akang kembali bisa mengantar Gilang terapi setelah sebulan akang tidak bisa mengantar Gilang karena jadwal kerjaan yang tidak memungkinkan. Selama sebulan terakhir akang mengandalkan “uwa” (pengasuh Gilang) untuk menemani Gilang. Setiap pulang terapi selalu akang tanyakan bagaimana terapinya apakah berjalan lancar atau Gilang “ngadat”? Jawaban Uwa pun selalu sama yaitu terapi berjalan baik-baik saja. Akang bersama istri pun merasa tenang mendengar jawaban Uwa. Akang pun mengantar Gilang kali ini dengan perasaan biasa-biasa saja hingga sampai di tempat terapi.
Klinik Tumbuh Kembang RSIA Hermina Bogor berada di lantai empat, akang sengaja membawa Gilang duluan sementara mamah Gilang ke ruang pendaftaran. Tiba di ruang KTK tiba-tiba Gilang mulai menangis, akang pikir mungkin karena Gilang kurang tidur selama perjalanan tadi menuju ke rumah sakit. Saat “mbak Tina”(salah seorang terapis) yang biasa menangani Gilang terapi datang diruangan dia hanya tersenyum menyapa Gilang. Dia bercerita bahwa hampir sebulan terakhir Gilang selalu menangis jika sedang terapi, tetapi walaupun sambil menangis Gilang tetap mau mengikuti setiap tugas yang diberikan oleh terapis.
“Biasanya kalau Gilang nangis kita cuekin aja Pak, soalnya kalau dibujuk-bujuk gilang malah manja dan malas melakukan tugasnya” ujar Mbak Tina.

Sepanjang sesi terapi hari itu akang pun hanya menemani saja tanpa berkata-kata kepada Gilang agar menjaga konsentrasinya. Terapi dilakukan di ruangan Sensorik Integrasi (SI) bersama dua pasien lainnya karena jika terapi diruangan tersendiri biasanya Gilang menangis tanpa henti. Jika terapi dilakukan bersama pasien lain maka terkadang tangisan Gilang berhenti jika ada anak yang lainnya menangis. Saat tangisan yang lain berhenti biasanya Gilang malah menangis lagi, jadilah diruangan itu tangisan bersahutan sepanjang sesi terapi.
Teman terapi Gilang kali ini bernama Dafan dengan terapis Mbak Nurul, Dafan seorang anak yang mempunyai kelainan perilaku (behaviour) terutama berjalan. Dafan sulit berjalan bukan karena tidak mampu seperti Gilang tetapi karena perilakunya yang sulit diarahkan, Dafan “berjalan” dengan cara mengesot dengan cepat menggunakan kedua tangannya sebagai penopang dan kedua kakinya menekuk. Dafan juga menjalani terapi sambil berteriak-teriak tak kalah keras suaranya dengan Gilang. Teman Gilang yang lainnya mempunyai nama yang unik yaitu Desaku biasa dipanggil Ade dengan terapisnya Mbak Ima. Seperti Dafan dia juga sedang diterapi masalah perilakunya yang sulit diatur.

Selama terapi mamah Gilang berkonsultasi dengan terapis lainnya tentang perubahan sikap Gilang akhir-akhir ini. Ada tiga kemungkinan penyebab yaitu:

  • Pergantian terapis :
    Lebih dari sebulan Gilang berganti terapis dari Mbak Ade digantikan Mbak Tina karena Mbak Ade sedang hamil besar sehingga kesulitan jika harus menangani terapi untuk Gilang.
  • Gilang punya adik baru:
    Setelah kelahiran Gilar memang nampak jelas perubahan sikap Gilang terutama terhadap mamah-nya, hal ini mungkin wajar karena berkurangnya waktu yang Gilang lalui bersama mamah-nya sehingga timbul rasa cemburu.
  • Trauma ditinggal pengasuh:
    Dua bulan yang lalu pengasuh Gilang sempat “mangkir” karena ada sedikit masalah diantara kami. Gilang pun sempat hilang kontak hampir sepuluh hari dengan Uwa. Hal ini mungkin menjadi trauma yang berat mengingat ketergantungan hidup Gilang kepada Uwa begitu tinggi sehingga sulit untuk dipisahkan
  • Akang bersama istri hanya bisa terus berusaha untuk memberikan segalanya yang terbaik buat Gilang.

Tentang Ade Sadikin

The ordinary people
Pos ini dipublikasikan di Cerita Gilang dan tag . Tandai permalink.

Ada komentar??? tulis aja...!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s