Just Another Bloger Story

“…motivasi akang dalam nge-blog adalah untuk menuliskan tentang apapun…sekali lagi….apapun yang ingin akang tuliskan….”
Walaupun akang bukan pakar dalam bidang blog tetapi kali ini akang ingin menulis tentang urusan nge-blog. Pertama kali akang membuat akun blog di blogspot, hal ini karena kata yang akang gunakan saat nyamperin mbah Google adalah “blog” sehingga ketemu deh yang namanya blogspot. Saat itu motivasi akang adalah hanya sekedar ingin tahu bagaimana membuat akun blog. Ternyata membuat akun blog itu mudah bin gampang, kita tinggal klik sana klik sini memasukkan alamat e-mail juga password, jadi deh sebuah blog. Soal tampilan pun tak sulit untuk mencarinya, semuanya disediakan dengan berbagai macam bentuk sesuai selera kita.
Barulah setelah hadir sebuah blog kosong yang siap diisi, akang menjadi kelimpungan karena tidak tahu apa yang akan akang tulis. Akang pun langsung nyamperin lagi mbah google untuk melihat-lihat blog orang lain yang sudah malang melintang di dunia per-blog-an, setelah tanya sana-sini akang terjerumus kepada usaha membuat tampilan blog yang menarik. Mulailah akang berkenalan dengan istilah HTML, PHP,Javascript dan lain-lain. Tanpa akang sadari usaha untuk sedikit memahami tentang semua itu telah membuat akang terlena dan melupakan blog yang masih kosong melompong. Pada awalnya akang menganggap bahwa belajar html, php dan lainnya bisa dipelajari secara otodidak lewat internet karena akang memang bukan orang yang bergelut di bidang tersebut. Akhirnya akang menyerah untuk mempelajari hal-hal tersebut dan kembali lagi mencari “pencerahan” tentang blog.
Pencarian yang akang lakukan akhirnya berakhir di wordpress ini, akang pun langsung membuat akun wordpress karena mendapat keterangan bahwa nge-blog di wordpress itu lebih simpel, tersedia banyak tutorial gratisan dan lebih mudah untuk mendapatkan pengunjung (walaupun saat itu akang samasekali belum mengerti tentang urusan jumlah pengunjung). Keterangan lain juga menyatakan bahwa wordpress cocok untuk bloger yang motivasinya bener-bener hanya untuk menulis dan bukan untuk beriklan maupun berbisnis.
Pertama nge-blog tentu saja tulisan akang masih terbata-bata, perlu waktu 3-4 jam hanya untuk menghasilkan tulisan berjumlah 200 kata itupun masih sering disunting sana-sini. Begitulah akang merasa bahwa tulisan yang akang buat harus sempurna seolah-olah tulisan akang akan dibaca oleh jutaan pembaca. Tantangan lainnya adalah tentang mencari “ide”, walaupun cuma tiga huruf saja tetapi yang namanya ide bagaikan siluman yang susah ditemukan. Hal ini terlihat dari jumlah tulisan akang yang sungguh memprihatinkan. Seiring berjalannya “bandwith” kesulitan2 itu perlahan-lahan teratasi, akang tidak lagi terlalu membebani diri dengan kesempurnaan tulisan, pokoknya jika ingin menulis yaa menulis aja ga usah mikirin siapa yang baca, nanti bakalan dikomentari apa, bagaimana kalau tulisannya tidak berbobot. Dengan hilangnya beban tersebut ternyata menulis pun jadi semakin lancar. Hilangnya beban ini ternyata berpengaruh juga kepada urusan mendapatkan ide lho, karena jika suatu saat akang mendapatkan ide maka langsung saja akang bikin coretan tentang kata-kata kunci dari ide tersebut untuk kemudian akang tulis saat sudah berhadapan dengan “new-post”nya sang wordpress. Kini muncul motivasi akang dalam nge-blog adalah untuk menuliskan tentang apapun sekali lagi….apapun yang ingin akang tuliskan.

Tentang Ade Sadikin

The ordinary people
Pos ini dipublikasikan di Catatan dan tag , , . Tandai permalink.

Ada komentar??? tulis aja...!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s