Saiful Jamil Kecelakaan (Satu Berita Beda Cerita)


“…saat ini telah terjadi degradasi yang sangat nyata terhadap arti nilai ikatan keluarga …”
Berita apapun yang menyangkut selebritis atau tokoh publik selalu menjadi perbincangan hangat di semua lapisan masyarakat. Hal yang sepele pun akan mendapatkan sorotan yang sangat banyak dari media massa jika hal tersebut menyangkut selebritis. Bisa juga hal yang sehari-hari biasa terjadi begitu mendapat perhatian luas di masyarakat lagi-lagi jika menyangkut selebritis. Seperti kasus meninggalnya Virginia Anggraini yang merupakan istri dari Saiful Jamil yang meninggal dunia di jalan tol Cipularang pada tanggal 3 september lalu. Berita itu begitu menyedot perhatian publik apalagi terjadi ketika musim lebaran baru saja menjelang. Bermacam cerita pun muncul mulai dari cerita mistik sampai keangkeran tol cipularang menghiasi perbincangan masyarakat. Disisi lain, konstruksi jalan tol menjadi sorotan karena dianggap membahayakan pengguna jalan tol.
Pada tulisan kali ini akang ingin membahas sisi lain dari berita tersebut. Penetapan Saiful Jamil sebagai tersangka dalam kasus tersebut sontak telah membuat sebagian masyarakat kaget. Bagaimana mungkin seseorang yang telah mengalami kecelakaan hingga mengakibatkan istri tercintanya sendiri meninggal dunia bisa ditetapkan sebagai tersangka. Menurut kebanyakan orang hal itu diluar nalar yang wajar karena Syaiful sendiri merupakan korban dan tentu saja kejadian tersebut bukanlah hal yang disengaja. Namun pihak kepolisian bergeming karena menurut mereka hal itu sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku dimana disebutkan bahwa kelalaian yang menyebabkan “orang lain” meninggal dunia patut mendapatkan hukuman. Bahkan jika korban yang meninggal dunia adalah “keluarga” sendiri. Disinilah muncul hal yang mengusik nalar manusia, dalam hukum positif di negeri ini baik istri, suami, anak kandung, kakak kandung, adik kandung dll dianggap sebagai ORANG LAIN, dengan kata lain ikatan pernikahan tidak ada artinya di mata hukum positif. Jika melihat hukum Islam saat terjadi kelalaian hingga menyebabkan meninggalnya nyawa orang lain secara tidak sengaja maka pelaku harus membayar sejumlah ganti rugi yang harus diserahkan kepada ahli waris dari korban. Dalam hal ini pelaku adalah ahli waris dari orang yang meninggal artinya Saiful Jamil harus memberikan sejumlah ganti rugi kepada Saiful Jamil sebagai ahli waris, nah…bingung kan?
Fakta lain yang ingin akang kemukakan adalah pengalaman akang jika mengisi suatu formulir isian yang berhubungan dengan perbankan. Sudah kita ketahui bersama dalam form sejenis pasti akan dicantumkan nama kita dan nama IBU KANDUNG kita. Mungkin jika dilihat sepintas hal itu bukanlah hal yang aneh atau perlu dipertanyakan. Tetapi menurut akang sendiri hal ini adalah bentuk dari mulai hilangnya nilai agung ikatan keluarga di negeri ini. Mengapa demikian? karena secara tidak langsung anggapan yang muncul dari hal tersebut adalah jika suatu pasangan yang sah menurut ikatan pernikahan kemudian mempunyai seorang anak. Didalam kacamata hukum, ikatan yang diakui antara anak dan orang tua hanyalah ikatan antara anak dan ibunya sedangkan ikatan anak dengan bapak tidak diakui. Hal inilah yang akang anggap mengurangi kekuatan hukum suatu ikatan keluarga dalam bentuk pernikahan. Maka jangan heran jika suatu saat seorang wanita tidak akan merasa risih apalagi malu jika mempunyai seorang anak tanpa diketahui siapa bapaknya. Dan jika kita terus berandai-andai maka pada suatu saat orang akan beranggapan bahwa suatu ikatan keluarga dalam payung pernikahan sudah tidak diperlukan lagi (jangan sampai deh!!!).
Dari dua contoh diatas jelas terlihat bahwa hukum positif yang berlaku dinegeri ini secara sadar atau tidak telah men-degradasi nilai-nilai luhur suatu ikatan keluarga yang berbentuk pernikahan.

Tentang Ade Sadikin

The ordinary people
Pos ini dipublikasikan di Catatan dan tag . Tandai permalink.

Ada komentar??? tulis aja...!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s