Tonggak Waktu Bernama “Ulang Tahun Ke-5”


“…Momen ulang tahun Gilang selalu saja menyadarkan akang bahwa Gilang selalu tertinggal oleh perjalanan waktu. Waktu tak pernah mau menunggu Gilang walau hanya sesaat….”
Hari ini tanggal 09-09-2011, hari yang merupakan ulang tahunnya Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono. Tentu saja pada tulisan ini akang tidak bermaksud menulis tentang pribadi bapak presiden kita, atau memberi ucapan selamat kepada beliau (karena yakin nggak bakalan sampai ucapannya). Hari ini akang menulis tentang anak akang tercinta yang bernama GILANG KAHILAL ABIYAD yang menurut usia kronologis genap berusia 5 tahun. Mengapa akang menambahkan kata “kronologis” karena hal tersebut didapat saat setiap evaluasi hasil terapi yang dilakukan Gilang. Dokter selalu menyebutkan usia kronologis untuk merujuk usia sebenarnya dari Gilang, karena usia Gilang dalam hal tumbuh-kembang selalu saja “ketinggalan” dari usia kronologisnya. Masih ingat saat evaluasi pertama kali, waktu itu usia Gilang 18 bulan tetapi kemampuan motorik Gilang baru sama dengan bayi usia 3 bulan, kemampuan bicara sama dengan bayi usia 2 bulan. Hampir dalam semua aspek yang diamati tidak ada yang sesuai dengan usia kronologisnya. Mungkin karena semua itu, akang tidak begitu memperhatikan momentum2 spesial bagi Gilang seperti halnya hari ulang tahun, istri akang-lah yang biasanya mengingatkan. Hal ini mungkin karena dari sejak kecil akang tidak biasa meraya-rayakan hari ulang tahun apalagi menjadi hari yang begitu sangat spesial, hanya sejak menikah saja akang selalu ingat hari kelahiran karena diingatkan oleh istri.
Sejujurnya jika mengingat hari ulang tahun Gilang, bukanlah kebahagiaan yang akang rasakan. Memang tidak seperti kebanyakan orang tua yang anaknya berulang-tahun. Momen ulang tahun Gilang selalu saja menyadarkan akang bahwa Gilang selalu tertinggal oleh perjalanan waktu. Waktu tak pernah mau menunggu Gilang walau hanya sesaat. Gilang seolah berada di ke-abadi-an yang tidak mengenal dimensi waktu. Mungkin benar juga kata-kata sebagian teman akang bahwa Gilang adalah anak surga, tempat yang tidak mengenal dimensi waktu. Mungkin saja keberadaan Gilang di dunia hanyalah cara Sang Pencipta menunjukan kekuasaanNya. Dalam setiap tanggal kelahiran Gilang, akang hanya menganggapnya sebagai tonggak waktu yang bertuliskan “ULANG TAHUN”. Kalaupun ada ucapan yang ingin akang ucapkan saat ulang tahun Gilang maka ucapan itu adalah “…terima kasih yaa Alloh yang masih mempercayai kami untuk menjaga titipanmu hingga usia lima tahun ini…”.

Tentang Ade Sadikin

The ordinary people
Pos ini dipublikasikan di Cerita Gilang dan tag . Tandai permalink.

4 Balasan ke Tonggak Waktu Bernama “Ulang Tahun Ke-5”

  1. nandobase berkata:

    Waduh, saya koq lupa ya, kalo Gilang ulang taun tanggal 9 September (saya tau setelah membaca ‘Surat dari Ayah I, II, III’). Udah pikun kali, nih. Hehehe…. Selamat Ulang Tahun, Gilang. Salam dari Ade Hatma…..🙂

  2. abi_gilang berkata:

    Terima kasih kunjungannya, sesungguhnya saling berbagi tidak akan merugikan malah memberikan berkah bagi kita semua.

  3. ocekojiro berkata:

    Terimakasih banyak telah berkunjung ke ‘leukemia,,,
    Sehingga sy bisa mengetahui bahwa disuatu tempat didunia ini ada seorang “anak surga” yang dititipkan kepada seorang manusia soleh yang daripadanya aku harus belajar SABAR.

    Salam.
    ocekojiro

Ada komentar??? tulis aja...!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s