Singkong Rebus Kopi Dan Gula


“…para ahli kuliner biasa menilai nikmatnya suatu makanan dari rasa, tekstur, tingkat kematangan, penampilan dan hal teknis lainnya, padahal seringkali makanan yang terasa nikmat adalah makanan yang diolah dengan cara yang paling sederhana tetapi mampu membangkitkan kenangan penikmatnya…”
Obrolan sore kemarin di tepat kerja akang sedikit spesial dengan hari biasanya. Ditemani kopi, gula pasir dan singkong rebus, akang dengan beberapa rekan membincangkan berbagai hal dari mulai masalah kekeringan yang melanda berbagai daerah di Indonesia hingga soal kasus korupsi yang seakan cerita sinetron yang tak kunjung usai. Dari semua topik yang dibahas akang tertarik dengan singkong rebus yang sedang disantap, tentu saja karena membicarakan singkong rebus sambil menyantapnya adalah hal sangat nikmat (atau mungkin kami sedang merasa lapar saat itu). Makanan yang diolah dengan cara yang paling sederhana yaitu singkong direbus menggunakan air. Pada saat yang sama ada acara kuliner di televisi sedang menampilkan makanan berkelas restoran namun tetap saja tak menghilangkan selera nikmatnya singkong rebus yang ditaburi gula pasir.
Singkong rebus hangat yang kami santap membawa kenangan masing2 ke masa muda sewaktu masih di kampung karena memang rekan2 akang juga sebagai perantau di Jakarta ini. Cerita memori mengalir begitu saja dari mulut kami masing2, tanpa sadar singkong pun hampir tandas berpindah tempat ke usus kami. Untung saja insting akang telah menuntun akang untuk segera mengambil kamera saku dan langsung memotret hidangan ala kampung tersebut sebelum benar-benar habis.

Tentang Ade Sadikin

The ordinary people
Pos ini dipublikasikan di Catatan dan tag . Tandai permalink.

Ada komentar??? tulis aja...!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s