Sapi Qurban Dan Helm Sang Makelar

Sebelum memulai postingan akang ingin menjadi peramal dulu nih. Akang meyakini bahwa kebanyakan pembaca bertanya-tanya “emang apa hubungannya sapi qurban dengan helm sang makelar????”. Kalo ramalan akang salah yaa ga nape nape juge kali yeh (spelling betawi maksudnya!!!).
Idul Adha 10 Djulhijjah 1432 H atau 6 November 2011 M yang jatuh pada hari minggu besok merupakan suatu kegiatan yang sangat ditunggu-tunggu oleh kebanyakan pedagang ternak di Indonesia. Bagi umat muslim yang tidak melaksanakan ibadah haji ke Mekkah maka ibadah yang sangat dianjurkan dalam menyambut Idul Adha adalah berqurban yaitu memotong hewan ternak berupa sapi, kambing, domba dll untuk dibagikan kepada para fakir miskin dan yang membutuhkan. Dalam memenuhi kebutuhan akan hewan qurban ini kebanyakan masyarakat tidaklah memenuhinya dengan beternak sendiri tetapi membeli hewan disaat menjelang qurban dilaksanakan. Hal inilah yang menjadi kesempatan bagi para pedagang hewan untuk bisa menjual dalam jumlah besar sehingga keuntungan yang didapat pun besar. Pedagang ini juga biasanya bukan peternak, mereka biasanya berlaku sebagai makelar yang mengumpulkan hewan dari peternak untuk kemudian dijual kepada masyarakat.
Saat akang berangkat kerja tadi siang tanpa sengaja akang melihat truk yang membawa sapi, hal yang sangat wajar disaat menjelang Idul Adha seperti ini. Yang menarik perhatian akang adalah saat melihat salah satu dari penumpang truk yang duduk dekat supir tampak memakai helm. Padahal kita tahu bahwa penumpang truk tidak diwajibkan memakai helm sebagaimana pengendara roda dua, jika kebanyakan orang ditanya alasannya paling2 mereka menduga aah itu mungkin hanya iseng saja. Kalau akang bilang bahwa dia memakai helm itu memang sengaja dan bukan hanya iseng pasti kebanyakan orang tidak akan percaya.
Keyakinan akang tentang orang tersebut memakai helm dengan sengaja adalah karena akang berteman dengan anak seorang makelar sapi (katakanlah demikian). Menurutnya ada keyakinan dikalangan makelar / pedagang sapi bahwa jika hendak berjual beli sapi maka harus memakai helm sejak berangkat dari rumah hingga kembali ke rumah dan jangan pernah melepasnya walau sesaat. Selain itu juga ada makanan yang pantang untuk dimakan yaitu pisang ambon. Jika hal itu dilakukan biasanya suka terjadi hal-hal yang tidak diinginkan seperti tiba-tiba sapi kabur dan mengamuk atau sapi yang tidak mau berdiri selama perjalanan karena hal itu akan membuat sapi gampang sakit. Memang sulit menerima logika semacam ini tetapi faktanya di masyarakat hal-hal yang berbau mitos seperti ini banyak yang meyakini kebenarannya. Mungkin juga mereka berpikir lebih gampang melakukan hal tersebut daripada menanggung resiko jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan selama melakukan jual beli sapi. Termasuk pedagang sapi yang tadi akang lihat mungkin seorang yang meyakini mitos tersebut. Itulah cerita akang tentang qurban kali ini, maaf tidak membahas tentang teknis atau dalil-dalil yang menganjurkan ber-qurban karena akang yakin banyak blog-blog lain yang lebih kompeten untuk membahasnya. Soal kebenaran mitos tersebut sebaiknya jangan dipercaya tetapi percayalah bahwa banyak pedagang / makelar sapi yang meyakininya dan hal ini bisa dikonfirmasi sendiri oleh pembaca jika tidak percaya he he he….Selamat melakukan investigasi ya….!

Tentang Ade Sadikin

The ordinary people
Pos ini dipublikasikan di Catatan dan tag , , , , . Tandai permalink.

4 Balasan ke Sapi Qurban Dan Helm Sang Makelar

  1. Alid Abdul berkata:

    HAH? beneran??? ahhh takut ditilang juga tuh pedagang haha

  2. nandobase berkata:

    Mungkin maksudnya pake helm itu biar ngga kalah kalo terpaksa adu seruduk sama piaraannya.😀

  3. arip berkata:

    baru tau saya ada ritualnya juga klo mau jualan hewan qurban
    kriteria helmnya gmn tuh? harus SNI, atau helm proyek juga bisa?:mrgreen:

Ada komentar??? tulis aja...!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s