Dialog Dalam Monolog : Mengapa Aku Tak Jadi Setan??

Mengapa kita hidup di dunia
Karena katanya bapak dan ibu kita melakukan kekhilafan di surga
Mengapa aku yang dilahirkan
Karena kau yang terpilih
Tapi mengapa aku disini
Tak apa-apa..Tuhan ada dimana-mana
Bagiku dunia suram
Bersyukurlah karena setan lebih cepat dari langkah sinar
Suara dunia pun tak memberi makna bagiku
Biarlah karena setan sangat pandai bersembunyi dibalik bisikan
Mengapa nalar menjauh dariku
Karena disana tempat setan merencanakan makar
Mengapa aku tak jadi setan
Mungkin Tuhan tidak menciptakan neraka untukmu
Tapi aku ingin seperti orang banyak
Mungkin Tuhan menyayangimu
Mengapa demikian
Tulisan wahyu berbunyi “…dan kebanyakan dari mereka adalah orang-orang fasik…”
Lalu aku harus berbuat apa
Diamlah disana dan menunggu
Lalu mengapa kau tak marah
Aku pernah marah dan menyerah
Sampai kapan aku harus menunggu
Hingga sangkala memenuhi janji

Tentang Ade Sadikin

The ordinary people
Pos ini dipublikasikan di Puisi dan tag , , , , , . Tandai permalink.

16 Balasan ke Dialog Dalam Monolog : Mengapa Aku Tak Jadi Setan??

  1. erdidik berkata:

    Aku ingin bertanya, Bapak kita sekarang dimana? Jangan lagi setan mengganggunya.πŸ˜€

  2. yisha berkata:

    monolog
    ehmπŸ™‚

  3. Mila berkata:

    Allah sangat menyayangi hambaNya, Allah juga paling mengerti yang terbaik untuk hambaNya

  4. Darmanto Muat berkata:

    dan jadikanlah setan sebagai satu-satunya musuh dalam hidup..πŸ™‚

  5. Ikky21 berkata:

    Bagus sekali monolognya… ^^

  6. hadir menebar salam…!
    Semoga kita bisa mempersiapkan diri..!
    untuk menghadapi sang sangkala..!
    btw..saya aktif di blog keroyokan kang Abi
    Berinteraksi dan berbagi di sini http://dumalana.com/
    sampai jarang ngintip blogpri..:D
    Makasih telah selalu mengunjungi saya..!

    __salam hangat selalu Kang Abi___

  7. bensdoing berkata:

    marilah kita mempersiapkan segala sesuatunya sebelum sangkakala itu berbunyi….!

Ada komentar??? tulis aja...!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s