Amnesia : Mata Rantai Yang Hilang

Setelah lima hari dirawat di RS Hermina Bogor akhirnya istri akang sudah diperbolehkan pulang ke rumah. Dengan wajah yang masih rusak setelah peristiwa yang telah akang ceritakan disini. Hal paling membebani pikiran adalah tentang pemberian ASI kepada Gilar yang terpaksa harus berhenti selama istri akang menjalani perawatan. Walaupun selama perawatan ASI tetap dipompa namun kami memutuskan untuk tidak memberikannya kepada Gilar karena selama perawatan istri akang mendapat asupan obat2an yang cukup banyak dan dikhawatirkan berefek tidak baik.

Hingga kepulangannya ke rumah istri akang masih tetap tidak bisa mengingat sedikitpun tentang apa yang terjadi pada detik-detik kejadian. Hal terakhir yang diingatnya adalah menyalip angkot yang sedang menaikkan pernumpang dan sebuah mobil box yang baru saja memasuki jalan. Setelah di ingat2 ternyata kejadian itupun berjarak kurang lebih 200 meter dibelakang tempat kejadian. Berbagai teori pun muncul dibenak akang mengenai apa yang sesungguhnya terjadi. Dugaan pertama adalah istri akang mengantuk saat mengendarai motornya kemudian terjatuh. Kemungkinan kedua adalah melamun selama mengendarai motor dan terjatuh. Dua kemungkinan ini membuat prasangka bahwa istri akang menjadi korban jambret menjadi hilang. Jika dua kemungkinan itu yang terjadi berarti istri akang hanya mengalami sial karena disaat terjatuh dan membutuhkan pertolongan orang lain ternyata yang pertama menemuinya adalah orang yang lebih memilih mencuri sebuah tas daripada menolong orang yang sedang pingsan. Meskipun kemungkinan2 ini bisa saja terjadi tetapi setelah akang tanyakan kepada istri apakah dia mengantuk atau melamun saat menaiki motornya dia menjawab “tidak”.

Skenario lain muncul disaat seorang teman menengok istri akang saat dirawat, dia mengatakan bahwa jika istri akang samasekali lupa dengan kejadian yang menimpanya bisa jadi istri akang menjadi korban hipnotis. Menurutnya seseorang terkadang bisa menjadi korban hipnotis hanya dengan ditepuk pundaknya saja, hal ini mungkin juga terjadi mengingat kebiasaan istri akang yang mengendarai motornya dengan kecepatan tidak lebih dari 40 km/jam. Walaupun skenario hipnotis ini memang sering terdengar terjadi disekitar kita tetapi akang tetap merasa bahwa semua kemungkinan itu salah.

Kebingungan yang akang pikirkan kemudian akang ceritakan kepada rekan kerja di lab ketika akang mulai masuk kerja. Ternyata ada seorang rekan akang yang berkata bahwa dia pernah mengalami kecelakaan saat motor yang ditumpanginya tertabrak taksi. Hal yang menarik dari ceritanya adalah bahwa dia lupa dengan kejadian tabrakan tersebut. Hal terakhir yang dia ingat adalah saat dia keluar gang dari rumah tantenya, sementara kejadian tabrakan yang dialaminya berjarak 3 kilometer dari rumah tantenya. Dengan demikian memori yang hilang dari ingatannya bukan hanya satu atau dua menit sebelum kejadian tetapi hampir satu setengah jam sebelumnya. Bahkan dia bercerita tentang seorang temannya yang lain yang juga mengalami hal yang sama dengannya.

Dari ke-empat kemungkinan yang ada nampaknya akang lebih meyakini bahwa memang ada memori yang hilang dari ingatan istri akang. Mungkin saja hilangnya sedikit memori dari otak memang merupakan cara kerja otak untuk membuat seseorang tidak mengalami trauma jika mengalami peristiwa yang sangat tragis. Karena jika suatu peristiwa yang mengguncangkan hati seringkali sangat sulit untuk hilang dari otak kita dan hal itu menyebabkan rasa tidak nyaman. Yang terpenting sekarang adalah istri akang bisa segera pulih secara fisik dan mental, terutama demi Gilar yang masih sangat membutuhkan ASI.

Tentang Ade Sadikin

The ordinary people
Pos ini dipublikasikan di Catatan dan tag , , , , . Tandai permalink.

15 Balasan ke Amnesia : Mata Rantai Yang Hilang

  1. onesetia82 berkata:

    sungguh berat ya ujian buat akang . . .
    yg sabar aja ya kang . . .:)

  2. della berkata:

    Kalau amnesia, kelak akan ingat sendiri kok, Kang. Yang penting sekarang istri dan Gilar sehat dulu ^__^
    Jadi, selama istri di-opname, Gilar minum apa, Kang?

Ada komentar??? tulis aja...!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s