“Tolong Tutup Pintunya Dari Luar…!”

Sumber gambar : clipartguide.com

Berjumpa kawan lama memang sangat menyenangkan, walaupun terkadang terjalin komunikasi melalui media jejaring sosial tetapi tetap saja ngobrol dengan cara tatap muka adalah momen yang tidak bisa tergantikan oleh berkilo byte chating didunia maya. Apalagi ngobrol dengan membawa istri masing2 maka obrolan terasa semakin seru dengan saling menceritakan kebiasaan waktu sekolah kepada istri kawan tersebut. Kebiasaan yang diceritakan sering kali adalah kebiasaan yang memalukan dan konyol. Sampai2 istri kita yang mendengar cerita tersebut tidak percaya akan kelakuan suaminya saat masih sekolah dulu, walaupun hal tersebut tidak terjadi kepada pasangan yang berasal dari satu sekolahan.

Dari sekian banyak kebiasaan akang yang memalukan saat sekolah dulu adalah seringnya akang ketahuan tertidur didalam kelas saat guru sedang mengajar. Akang sendiri bingung mengapa sering tertidur seperti itu padahal jarang begadang pada malam harinya. Beberapa teman sering meledek akang dengan mengatakan akang anak kurang gizi karena sering tertidur di kelas, sebuah ledekan yang mungkin ada benarnya juga🙂. Bermacam teguran diterima akang akibat kejadian tersebut, teguran yang diberikan sesuai dengan kebiasaan guru yang mengajar. Oleh Pak Rahmat yang guru matematika akang hanya disuruh mencuci muka saat ketiduran dikelas, walaupun dengan marah-marah tetapi beliau membolehkan akang untuk kembali melanjutkan pelajarannya. Lain lagi dengan Bu Juju guru bahasa Indonesia, beliau menghukum akang dengan menyuruh akang untuk mengikuti pelajarannya sambil berdiri didepan kelas.

Dari sekian macam hukuman yang akang terima ada seorang guru yang sangat santun dalam menghukum, beliau adalah Pak Wahyu seorang guru sejarah. Masih ingat dalam ingatan akang waktu itu pelajaran sejarah berlangsung pukul 9 pagi. Akang yang duduk pada barisan kedua dari belakang mencoba mengikuti apa yang diterangkan oleh Pak Wahyu. Tiba-tiba akang tersadar saat Pak Wahyu telah berdiri disamping bangku tempat akang duduk. Terdengar suara teman sekelas menertawakan akang yang tengah berusaha mengumpulkan kesadaran. Tampak wajah Pak Wahyu begitu tenang dan tersenyum sambil bertanya tentang apa yang beliau baru saja terangkan di depan kelas. Akang hanya bisa bengong menerima pertanyaan tersebut sambil memasang wajah memelas. Terbayang bagaimana akan marahnya Pak Wahyu kepada akang karena saat itu hari masih pagi tetapi akang malah tertidur saat belajar. Ternyata apa yang akang takutkan hilang saat Pak Wahyu dengan santai kembali ke mejanya sambil berkata “Ade tolong tutup pintunya dari luar!”. Dalam keadaan bingung akang mencoba mencerna apa yang diperintahkan Pak Wahyu karena saat itu pintu kelas dalam keadaan tertutup, tetapi akang tetap membuka pintu kelas itu kemudian menutupnya lagi. Akang pun merasa telah melakukan perintah Pak Wahyu untuk selanjutnya akang hendak kembali ke tempat duduk semula.

Tiba-tiba dengan nada meninggi Pak Wahyu berkata “Saya suruh kamu menutup pintu dari luar!!!”. Akang pun kaget dan kemudian kembali kepintu kelas, Pak Wahyu dengan tenang memberikan intruksi secara perlahan agar akang membuka pintu dan menutupnya dari luar. Dengan pikiran masih bingung akang melakukan perintah Pak Wahyu untuk menutup pintu dari luar, sesaat kemudian akang berdiri diluar kelas. Karena merasa kebingungan akang kembali membuka pintu dan bertanya kepada Pak Wahyu “Pak pintunya sudah saya tutup dari luar terus saya ngapain?”. Pertanyaan akang malah disambut tertawaan dari teman sekelas yang melihat akang malah bengong, Pak Wahyu pun segera menjelaskan bahwa maksudnya menyuruh menutup pintu dari luar adalah MENGUSIR AKANG DARI KELASNYA. Hadoooooh!!!!

Tentang Ade Sadikin

The ordinary people
Pos ini dipublikasikan di Catatan dan tag , , , , . Tandai permalink.

13 Balasan ke “Tolong Tutup Pintunya Dari Luar…!”

  1. Noer berkata:

    Kata-kata ini, terakhir saya denger saat masih kuliah dulu. Sebuah hukuman dengan menggunakan kata-kata yg cukup super ya…

  2. Citra Taslim berkata:

    Saya juga sering ketiduran dulu Kang. pernah pas kuliah ketiduran di depan profesor. duduk paling depan, ketiduran dari awal kuliah sampai akhir. benar2 pengalaman yang memalukan. hehehe
    sehabis itu, kalau ngantuk saya memutusan untuk duduk di bangku yang agak belakang saja.

  3. Asyim berkata:

    Wah kl saya sih pernah ketiduran dikelas,trs dilempar pake kapur tulis sm guru kang..

  4. Dhenok Habibie berkata:

    hahahahahahaha.. kirain kenapa tutup pintu dari luar, ternyata diusir dari kelas to kang.. pengalaman lucu tuh, pasti istri akang juga tertawa ngedengernya..😀

  5. sunarno2010 berkata:

    ternyata sudah menjalankan proses pengusiran tapi belum paham kalau ternyata diusir dari dalam kelas, saya tak punya pengalaman seperti itu, kalau menyuruh anak keluar untuk cuci muka ya itu yang saya lakukan

  6. yisha berkata:

    hahahahhahaha
    seruuuuuuuuuuuuuuuuuuuu! 😀

  7. onesetia82 berkata:

    pasti seru ya kang bisa bertemu dengan kawan lama …😀
    tapi jangan CLBK ya kang …😉

Ada komentar??? tulis aja...!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s