Hal Sepele Itu…!

Sumber gambar : comentomania.blogspot.com
Mengambil uang di Anjungan Tunai Mandiri atau Automatic Teller Machine atau yang lebih sering disebut dengan ATM adalah kegiatan yang menjadi bagian keseharian bagi kita saat ini. Entah berawal dari kebutuhan hidup atau bisa juga kebutuhan yang dipaksakan oleh budaya konsumtif, maka tak akan sulit menemukan ATM dimanapun terutama di kota-kota besar. Kesibukan pekerjaan merupakan alasan paling laris bagi pengguna layanan ATM ini. Jika terdesak kebutuhan akan uang tunai, mereka hanya tinggal mendatangi ATM untuk memenuhi kebutuhannya.

Dengan berbekal sebuah kartu yang dikeluarkan oleh bank dan sederet PIN (Personal Identification Number) maka dari mesin tersebut akan mengeluarkan uang yang diminta. Tentu saja sebelumnya pemilik sudah meyakini ada sejumlah uang yang tersimpan didalam rekening tebungannya. Saat mengambil uang di ATM, mesin akang menampilkan perintah-perintah tertentu baik untuk mengambil uang, melakukan transfer, pembayaran dll. Dalam melakukan pembayaran ataupun transfer akan keluar kertas sebagai bukti pembayaran telah dilakukan. Kertas inilah yang akan disimpan oleh sipemilik jika suatu saat diperlukan.

Berbeda halnya dengan melakukan pengambilan uang, mesin ATM akan memberikan pilihan untuk mengeluarkan struk pengambilan atau hanya menampilkan saja sisa saldo dilayar mesin. Jika diperhatikan ternyata struk dari mesin ATM ini kebanyakan hanya akan dilihat sekilas untuk kemudian dibuang. Sungguh tidak ada bedanya dengan hanya melihat dilayar berapa jumlah saldo yang tersisa. Terkadang kertas struk yang dibuang berceceran tidak teratur disamping mesin ATM. Kebiasaan ini mungkin karena kurang peka-nya masyarakat kita tentang artinya menjaga kebersihan apalagi tentang isu global warming.

Sebagaimana kita tahu kertas dibuat dari serat kayu yang kayunya harus ditebang entah dari hutan mana. Mungkin terdengar lebay jika membahas struk ATM yang sepele dengan semakin gundulnya hutan. Namun akang rasa tidak ada ruginya bagi kita untuk sejenak melihat jumlah sisa saldo tanpa harus meninggalkan seonggok kertas struk tercecer. Semoga kepekaan seorang demi seorang mengurangi secuil sampah dapat memberikan masa depan yang lebih baik bagi generasi nanti.

Tentang Ade Sadikin

The ordinary people
Pos ini dipublikasikan di Catatan dan tag , , . Tandai permalink.

15 Balasan ke Hal Sepele Itu…!

  1. embun berkata:

    iya… pertama harus sadar dulu pentingnya hal tsb ^^

  2. bensdoing berkata:

    buanglah sampah pada tempatnya…bukan begitu Kang…😀

  3. SelirGue berkata:

    saya setuju dengan mas dengan postingan ini …🙂

  4. Hijihawu berkata:

    Yang sedikit akan menjadi bukit sampah kalau tidak ada kepedulian.

  5. uyayan berkata:

    yah begitulah,, kebiasaan yg jelek dari pribadi pribadi yang tidak peduli…

  6. yisha berkata:

    setuju akang…………….. 🙂

  7. Noer berkata:

    Disamping mengabaikan kebersihan lingkungan dan tidak peka atas penggunaan sekian kubik kayu hutan untuk menghasilkan struk, juga tidak menghargai bank yang telah menyediakan tong sampah ya kang…

Ada komentar??? tulis aja...!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s