Anak Lain Itu Anakku

anak lain

Semakin hari semakin bertambah tingkah Akbar yang sering membuat seisi rumah tersenyum melihatnya. Kini Akbar bisa bertingkah seolah-olah menakut-nakuti orang disekitarnya dengan cara menarik pipinya kebawah. Siapapun diantara akang, istri dan si Uwa pengasuh yang ditakutinya selalu berpura-pura ketakutan. Seketika Akbar akan tertawa kegirangan karena merasa tujuannya tercapai. Ketertarikan Akbar saat ini adalah terhadap berbagai jenis binatang. Untung saja dikampung tempat tinggal kakeknya masih banyak orang yang memelihara kerbau, sapi dan kambing. Hal ini membuat Akbar tidak hanya melihatnya digambar tetapi juga bisa merabanya. Akbar kini sering meminta Akang menjadi kerbau dan dia menaiki punggung akang. Semales-malesnya akang pasti tak akan tega menolak permintaan yang satu ini. Alhasil Akbar akan tertawa gembira jika telah berada di punggung akang yang berpura-pura menjadi kerbau.
Bukankah terasa menyenangkan membaca cerita diatas ?. Begitu pula yang akang rasakan ketika melakukannya. Namun kegembiraan itu berubah manakala kejadiannya menyangkut Gilang. Coba saja bayangkan apa jadinya saat Akbar menakut-nakuti Gilang. Tidak ada reaksi apapun dari Gilang saat Akbar menakutinya, Akbar tampak kebingungan saat dia tidak mendapatkan reaksi seperti yang didapatkannya dari orang lain. Bayangkan pula saat Akbar menginginkan Gilang menjadi “kerbau” tunggangannya. Akbar akan menindih Gilang yang hanya bisa berguling di lantai. Jika itu terjadi Akbar akan berusaha menggigitnya seperti ingin menumpahkan kemarahan. Keadaan ini pada mulanya bukan merupakan sesuatu hal yang serius bagi akang hingga suatu saat akang membaca sebuah majalah tentang parenting. Disitu diterangkan bahwa memiliki anak dengan kebutuhan khusus akan menimbulkan dampak psikologis bagi orang-orang disekitarnya. Dinyatakan pula bahwa salahsatu pihak yang terkena dampak psikologis itu adalah saudara kandung.

“The Other Kid” adalah keywords yang diberikan untuk mencari keterangan lebih lanjut tentang permasalahan diatas. Sebuah situs yang diprakarsai Lorraine Donlon seorang pengajar anak berkebutuhan khusus yang juga saudara dari dua orang penyandang autis. Menurutnya sebagai orang tua dari anak berkebutuhan khusus dituntut untuk mengelola perkembangan psikologis anak lain-nya. Sebutan “the other kid” atau “anak lain” untuk saudara dari anak berkebutuhan khusus serasa tepat. Sebagai orang tua dari anak berkebutuhan khusus akang bisa merasakan bahwa dalam keseharian anak berkebutuhan khusus selalu menjadi fokus perhatian. Hal ini seolah menempatkan saudaranya sebagai “anak lain”. Situasi yang benar-benar akang hadapi sehari-hari sebagai orang tua dari Gilang dan Akbar.

Sebuah gambaran sederhana namun memiliki makna mendalam bisa terjadi seperti saat seorang anak empat tahun yang memiliki kakak penyandang autis. Saat kakaknya memecahkan barang-barang dirumah tidak mendapat teguran apapun dari orang tuanya. Namun saat dia sendiri yang melakukannya dia mendapat teguran agar tidak mengulanginya. Sebagai orang tua tentu saja perlakuan terhadap anak berkebutuhan khusus tidak bisa sama dengan yang lainnya. Pemahaman inilah yang sulit ditanamkan kepada pikiran anak. Berbagai pertanyaan mungkin akan timbul didalam benak “anak lain”. Mengapa saudaraku mendapat perlakuan istimewa sedangkan aku tidak?. Mengapa aku tak bisa bermain dengan saudaraku? Mengapa saudaraku tidak bisa berjalan? Berjuta pertanyaan seperti ini bukan tidak mungkin menjadi benalu dalam pikiran “anak lain”.

Kekhawatiran yang timbul adalah “anak lain” bisa mengalami gangguan perkembangan psikologis. Bukan tidak mungkin “anak lain” menjadi minder, introvert, pemarah dan gangguan mental lainnya. Hal seperti inilah yang harus akang cegah terjadi terhadap Akbar. Tantangan membesarkan anak berkebutuhan khusus kini bertambah besar dengan kehadiran “anak lain”. Namun tantangan sebesar apapun pasti akan akang hadapi demi kebahagiaan Gilang dan Akbar karena mereka istimewa. Bahkan lebih istimewa dari hari ini yaitu tanggal 12 – 12 – 2012. Sahabat blogger hal istimewa apakah yang sahabat dapatkan dihari ini ????

Tentang Ade Sadikin

The ordinary people
Pos ini dipublikasikan di Catatan dan tag , . Tandai permalink.

37 Balasan ke Anak Lain Itu Anakku

  1. pelancongnekad berkata:

    hari 12-12-2012
    tak ga ada yang begitu istimewa,😉

  2. uni berkata:

    semoga sahabat bisa menjadi ayah yang baik bagi kedua buah hatinya yang sedikit berbeda ^^, salut🙂, semoga gilang & akbar tumbuh jadi pribadi2 yang istimewa dan penuh manfaat, amin🙂

  3. Idah Ceris berkata:

    Akbar sering naik kerbau, kang?
    Gak takut tuh?

    12-12-2012, tidak ada yang biasa untuk idah. ..🙂

  4. della berkata:

    Insya Alloh Akang dan Teteh mampu melewati semua ini🙂
    Salam buat Gilang dan Akbar ya, Kang🙂

  5. kangyaannn berkata:

    di hari 12-12-12 Kang, bagi saya gak ada yg istimewa….

  6. Fanny Novia berkata:

    Salam sayang buat Gilang dan Akbar ya Kang😀

Ada komentar??? tulis aja...!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s