Bawang Dalam Opini

bawangSumber gambar : tribunnews.com

Akhir-akhir ini istri akang mengeluh soal mahalnya harga bawang. Akang hanya menanggapinya dengan sedikit perhatian saja sambil berkata
“memang semahal apa sih? yang penting kan masih bisa kebeli”
“Kalo naik harganya wajar sih nggak apa-apa tapi kali ini sungguh kebangetan mahalnya, masa dengan duit dua rebu cuma dapat tiga siung bawang merah..” ujar istri akang menggerutu.
Setelah mengamati berita di media masa ternyata persoalan bawang ini sedang menjadi trending topic. Bahkan seorang presiden pun dibuat pusing dengan keadaan ini. Bawang yang menurut sebagian orang tidak penting keberadaannya ternyata mampu mendongkrak tingkat inflasi di bulan ini. Itu artinya persoalan bawang bukanlah persoalan sepele.

Ada sebuah ungkapan dalam bahasa sunda yaitu ” maneh mah jadi jalma teh teu nyaho di harga bawang “. Jika diterjemahkan kata perkata menjadi ” kamu itu jadi orang koq nggak tahu harga bawang “. Ungkapan tersebut jika diartikan secara maknanya menyatakan seseorang yang tak mengikuti perkembangan berita. Dalam bahasa lebih gampangnya “orang yang nggak Up to date”. Pertanyaan mungkin timbul mengapa dalam ungkapan itu “harga bawang” dibuat sebagai persamaan dari “informasi terkini”. Dengan kata lain seseorang yang mengetahui perkembangan harga bawang adalah orang yang selalu mengetahui informasi terbaru.

Dalam penerapan kalimat lainnya ungkapan tersebut bisa berarti seorang wanita yang masih muda dan belum tahu permasalahan rumah tangga. “wanita yang belum tahu harga bawang” dianggap wanita yang masih kanak-kanak. Wanita yang belum tahu menghadapi realitas hidup. Penerapan arti ungkapan tersebut mungkin timbul karena tugas utama seorang wanita adalah menjadi ibu rumah tangga yang sehari-hari selalu berhadapan dengan urusan dapur. Nah jika menyangkut urusan dapur tentu saja menyangkut urusan menyiapkan bumbu dan sekaligus membelinya. Oleh karena itu wanita yang telah menjadi ibu rumah tangga akan selalu tahu jika ditanya harga bawang. Jadi tidak heran kan mengapa wanita yang tidak tahu harga bawang dianggap wanita yang belum dewasa?.

Sejak harga bawang melonjak naik bukan hanya ibu-ibu saja yang mengeluhkan kenaikan ini. Orang-orang yang biasanya samasekali tak pernah tahu harga bawang kini ikut2an beropini tentang kenaikan harga bawang ini (termasuk penulis juga lho😆 ). Disemua media sosial ramai dibahas tentang kenaikan harga bawang. Ada yang mengutuk pemerintah yang dianggap tidak becus mengurusi hal ini. Ada yang menyalahkan para cukong importir yang dituduh menimbun bawang ini hingga harga jual melambung tinggi. Ada yang memaki tengkulak yang memeras petani bawang. Bahkan salah seorang keponakan akang yang masih SMA dan tidak bisa memasak, didalam akun FB-nya menulis tentang harga bawang yang di beberapa daerah mencapai harga 100 ribu per kilogram. Mengamati hal ini akang hanya tersenyum sendiri ternyata bawang bisa membuat banyak orang tiba-tiba menjadi “UP TO DATE dan DEWASA”.

Tentang Ade Sadikin

The ordinary people
Pos ini dipublikasikan di Catatan dan tag . Tandai permalink.

18 Balasan ke Bawang Dalam Opini

  1. Mila berkata:

    Yook tanam bawang sendiri, sekarang bawang masih mahal gak kang?

  2. JNYnita berkata:

    Aku belum ngerasa pengaruhnya Kang.. blom suka masak.. klo harga makanan di kantin udah tambah mahal baru deh terasa :p

  3. kangyan berkata:

    sami kang didieu oge seueur nu nyarioskeun harga bawang anu super mahal ieu….

  4. bundamuna berkata:

    banyak teman-temanku yg mensiasatinya dg memakai bumbu-bumbu masakan yg instan gitu kang (bumbu lodeh, bumbu, sayur asem, bumbu tumis, dll), tapi kalau aku kok kurang manteb rasanya…

  5. yisha berkata:

    mahaaaaaaaaaaaal………….
    jangan masak pake bawang ya, akang…..

  6. Budi Nurhikmat berkata:

    Opini bawang yang lagi trending topic menunjukkan bahwa kita sedang di uji oleh sesuatu yang dianggap remeh temeh tapi baru nyadar kalau sudah langka dan mahal, Abdi oge nuju ber-opini tentang itu heheheh🙂

  7. nengwie berkata:

    Kalau bawang Bombay mahal ngga Kang? disini juga kalau bawang seperti di Indonesia, mahal, tp bawang sejenis itu ada namanya teh Schalotten, lumayan murah, atau bawang bombay yg warnanya merah ati.

    Duuhh mudah2an saja segera beranjak turun, kebayang jg sih Kang, masakan di Indo khan mesti banyak bawang merahnya..

  8. pursuingmydreams berkata:

    Memang sekilo bawang brp skrg hrgnya akang?

  9. Dunia Ely berkata:

    Kenapa nggak menanam bawang sendiri Kang ?😛
    kalau musim tanam tiba aku kadang jg nanam bawang bombay, nggak serinbg sih krn harganya lumayan murah di sini🙂

Ada komentar??? tulis aja...!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s