Syndroma Selebritas

sakit jantung

Informasi. Sebuah kata yang saat ini menjadi kebutuhan masyarakat yang bahkan lebih penting dari sembako. Sejak membuka mata di pagi hari hingga kembali tidur di malam hari, informasi terus mengisi panca indera. Tayangan televisi menghadirkan berbagai macam informasi dari sekedar resep masakan hingga ingar bingar politik di negeri ini. Begitu juga dengan media masa lainnya seperti Koran dan majalah turut menjejali hari-hari dengan berbagai macam informasi. Apalagi sejak perkembangan internet semakin menjadi-jadi yang didukung oleh perusahaan penyedia gadget yang memanjakan masyarakat dengan kemudahan terkoneksi internet. Alhasil sebuah berita yang muncul akan dengan sangat cepat menyebar dikalangan masyarakat.

Sebuah berita akan membentuk opini dan memaksa masyarakat untuk menyikapinya baik pro maupun kontra. Berita juga bisa memaksa masyarakat untuk bersikap antisipatif, seperti berita bencana yang bisa membuat timbul kewaspadaan pada masyarakat lainnya. Diantara sekian banyak berita yang bisa mempengaruhi pemikiran masyarakat adalah berita tentang para selebritas. Setiap tingkah laku selebritas yang diberitakan selalu saja mengundang berbagai opini dari masyarakat. Jika seorang selebritas menghadapi masalah hukum maka selalu saja ada sebagian penggemarnya yang membela dengan sepenuh hati .

Belum lama ini ada seorang selebritas yang diberitakan meninggal mendadak karena serangan jantung. Sontak hal itu mengundang berbagai komentar disemua pemberitaan. Dokter jantung menjadi salah satu pihak yang paling banyak diminta pendapatnya tentang kematian selebritas tersebut. Di situs-situs populer banyak pembahasan mengenai serangan penyakit jantung. Distuliskan secara gamblang bagaimana proses serangan jantung mengakibatkan hal fatal yaitu kematian. Ada juga yang membeberkan gejala-gejala serangan jantung yang wajib diwaspadai. Di tempat lainnya dibahas tentang macam-macam tindakan pencegahan agar tidak terkena penyakit jantung. Pola makan sehat termasuk salah satu bahasan yang banyak dituliskan seputar serangan penyakit jantung. Kesempatan ini tidak dilewatkan oleh para produsen alat-alat kesehatan untuk beriklan ditengah meningkatnya kecemasan masyarakat terhadap penyakit jantung.

Maraknya pemberitaan tentang selebritas dan serangan penyakit jantung ini membuat banyak masyarakat yang terpengaruh dengan pemberitaan ini. Sebagai petugas laboratorium di salah satu rumah sakit di Jakarta, akang turut merasakan kecemasan masyarakat yang meningkat terhadap penyakit jantung. Hal ini ditandai dengan meningkatnya permintaan pemeriksaan laboratorium terutama yang berhubungan dengan serangan penyakit jantung. Parameter pemeriksaan penyakit jantung seperti Creatin Kinase (CK), CKMB, Troponin T dan NT Pro BNP meningkat secara signifikan sejak pemberitaan selebritas yang meninggal karena serangan jantung. Kejadian ini yang kedua kalinya akang alami. Sebelumnya pernah terjadi saat seorang selebritas yang juga seorang anggota DPR RI meninggal mendadak karena serangan jantung. Konfirmasi juga didapatkan dari para petugas UGD yang banyak menerima pasien dengan keluhan seputar sesak nafas, dada berdebar dan gejala sejenis yang ditakutkan oleh pasien sebagai serangan jantung. Kepanikan ini mungkin tidak beralasan, namun ternyata dari semua pasien yang datang dengan keluhan seputar jantung beberapa diantaranya benar-benar adalah pasien yang mengalami gejala serangan jantung.

Dengan fakta seperti ini akang hanya ingin mengingatkan kepada para sehabat blogger bahwa kepanikan terhadap suatu penyakit yang sedang “booming” tidaklah baik. Sebaiknya kita menjaga kesehatan tubuh kita dan mewaspadai adanya penyakit dengan melakukan chek up kesehatan secara berkala. Sehingga kita menjadi yakin dengan keadaan kesehatan tubuh kita sendiri. Jika tiba-tiba dada merasa sesak jangan langsung meminta difoto rontgen (misalnya) hanya karena takut terkena serangan jantung, hanya gara-gara sedang marak pemberitaan selebritas yang meninggal karena serangan jantung. Jangan pula kita memperhatikan kesehatan jantung hanya ketika banyak berita tentang serangan penyakit jantung. Waspada terhadap serangan penyakit adalah baik tetapi tidak menyebabkan kita mudah panik. Jalanilah pola hidup sehat dan selalu ingat bahwa mencegah itu lebih baik daripada mengobati.

Tentang Ade Sadikin

The ordinary people
Pos ini dipublikasikan di Catatan dan tag , , . Tandai permalink.

6 Balasan ke Syndroma Selebritas

  1. Archie Bradley berkata:

    Riwayat serangan jantung di dalam keluarga sering merupakan akibat dari profil kolesterol yang tidak normal.

  2. Orin berkata:

    Iya ya kang, masyarakat kita suka ‘kabitaan’ hehehe.

  3. duniaely berkata:

    Ternyata setelah ada berita artis yg meninggal krn serangan jantung byk juga yg dtg buat memeriksakan diri ya Kang, tapi reaksi spt itu rasanya wajar ya, walau memang benar sih mencegah lebih baik dr mengobati Kang

Ada komentar??? tulis aja...!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s