Kinanti

Kinanti
Lama sudah kisah ini terendap dalam benak
Bersama tembang yang selalu kau nyanyikan
Dan dari bibir-bibir memerah sepah
Dalam pakem yang tak pernah dilanggar
Tertanam dalam ingatan para bijak
Meretas generasi melintas jaman
Tentang wejangan hidup dan kehidupan

Kinanti
Penawar rindu yang kini hilang
Bersama debu kehidupan
Aku masih terus menanti
Hingga batas penantian
Saat kau kembali
Hati menjadi mata
Takkan ada kisah tanpa makna
Yang tampak dan yang hilang
Menjadi utuh bersamanya

#Sebuah puisi di hari puisi nasional

Tentang Ade Sadikin

The ordinary people
Pos ini dipublikasikan di Puisi dan tag . Tandai permalink.

15 Balasan ke Kinanti

  1. amymustaq berkata:

    selmat hari puisi kang walau dah kelewat, namun semngat berpuisi tetap terjaga setiap hari…🙂
    salam kenal kang

  2. kangyan berkata:

    keren kang Abi….

  3. prih berkata:

    Berkarya dan berbagi melalui puisi nih Abi. Sala,

  4. Orin berkata:

    Waahhh…akang ikut berpuisi jugaaa hohoho

    • abi_gilang berkata:

      Iya Orin semalam stlh mampir di rmh Orin trus ke rmh Pak Lambang, ternyata tulisannya tentang hari puisi nasional. Langsung deh inget orin yg br posting puisi, akhirnya akang jadi follower orin🙂

  5. danirachmat berkata:

    Romantis dan sedih puisinya Kang.

  6. rusydi hikmawan berkata:

    sy menikmatinya. sy hy penikmat karya sastra saja

  7. Ika Koentjoro berkata:

    Ikut menyemarakkan hari puisi ya Bi🙂

  8. lambangsarib berkata:

    Mantabs. Langsung nulis tuh…

Ada komentar??? tulis aja...!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s