Batu Berwarna

batu warna3

Kenangan masa kecil memang selalu asyik untuk dikenang. Jalan2 ke blog-nya Mba Lies ternyata ada postingan tentang permainan anak-anak. Akang pun jadi ikut terprovokasi untuk terus membongkar memori tentang permainan semasa kecil. Kebetulan saat pulang ke kampung bersama Mas Imron sempat ngebolang disungai sekedar merasakan beningnya air pegunungan. Sebagai anak kampung dulu akang terbiasa memanfaatkan apapun yang ada disekitar untuk dijadikan mainan. Begitupun disungai, akang biasa bermain membuat bendungan kecil. Bermain membuat sebentuk perahu mainan kemudian dilepas di arus sungai sambil mengejarnya kearah hilir. Atau seringkali berlomba dengan teman, yang paling cepat mencapai garis finis dan perahunya tidak terbalik menjadi juaranya.

batu warna1

Sungai didaerah pegunungan terdiri dari batu-batu berbagai ukuran besar dan kecil. Menjadi tempat bersembunyi yang cocok bagi ikan-ikan. Jika diperhatikan lebih seksama batu-batu yang terdapat disungai ternyata berbeda-beda. Perbedaan bisa terlihat dari permukaannya ada yang halus dan kasar. Tingkat ke-kerasannya juga berbeda-beda sehingga satu batu ada yang mudah dibelah dan yang lainnya sulit dihancurkan. Perbedaan lain adalah warnanya, mungkin hal ini disebabkan perbedaan unsur yang membentuk batu-batu tersebut.

Batu yang permukaannya halus sering digunakan untuk membersihkan badan saat mandi. “Ngaruru” adalah istilah sunda untuk menggosokan batu ke kulit badan baik kaki dan juga tangan agar kotoran yang menempel terangkat. Orang tua seringkali mengharuskan akang untuk ngaruru jika sebelumnya bermain kotor-kotoran. Jenis batu lainnya biasa akang gunakan sebagai alat tulis. Batu yang digunakan biasanya berwarna dan lebih empuk. Bahkan jika dihancurkan kemudian dicampur sedikit air terasa lengket dan bisa menempel diwajah. Batu seperti inilah yang dipakai corat-coret dibatu besar lainnya atau dipakai mewarnai wajah saat bermain perang-perangan.

warna batu2

Tentang Ade Sadikin

The ordinary people
Pos ini dipublikasikan di Catatan dan tag . Tandai permalink.

17 Balasan ke Batu Berwarna

  1. Titik Asa berkata:

    Duh Kang, endah pisan gambaran masa kecilnya. Main di sungai, berenang telanjang bulat, main perahu-perahuan. Itu bagaikan masa kecil saya kalau liburan di rumah kakek di Jampang.

    Kang, tentang mainan masa kecil bagaimana? Saya mah masih terkenang perahu2an yang terbuat dari kaleng. Bahan bakarnya minyak jalantah. Sumbunya dibakar, perahunya melaju dg bunyinya yg khas…toroktok toroktok…

    Saya menemukan kembali perahu model demikian yg sampai saat ini rupanya masih diperdagangkan. Ini posting saya tentang perahu itu… http://sisihidupku.wordpress.com/2013/02/03/toy-story/

    Salam,

  2. duniaely berkata:

    keren ya kang batunya bisa bersihin badan😛

  3. Ohsas aja berkata:

    Sudah sangat lama tidak bermain di sungai, Serasa ademmm apalagi kalau airnya bening hummmm….

  4. Iwan Yuliyanto berkata:

    Batu-batu seperti ini masih saya temukan di sungai di desa saya, rumah nenek (Magetan). Airnya jernih sekali, sehingga dipake buat mandi oleh penduduk di sana, maklum lokasinya di lereng gunung. Jadi, dapat pemandangan yang indah.
    Batu-batu tersebut juga dipakai untuk menggosok badan saat mandi.

  5. Erit07 berkata:

    Baru tau ni batu bsa untuk membersihkan badan..

  6. eda berkata:

    aku punya batu item, buat gosok2 badan di rumah.. mayan buat garuk2 kalo gatel di punggung..hihi..

  7. danirachmat berkata:

    iya ya Kang, jaman dulu emang apa aja yang ada di sekitar dipakai sebagai alat untuk bermain..😀

  8. nengwie berkata:

    Abdi kapungkuuuur sok ngurek di sawah, bobolokotan pisan panangan sareng sampeyan teh, teras guyang di walungan alit… Eeuuh manawi teh pasti bersih… Sihoreeeeng pas hanjat, ningal ka hulu.. Bet eta aya Munding nuju ibak😀

Ada komentar??? tulis aja...!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s