Nasib Tukang Nebeng

kamera rusak

Mumpung malam minggu dan istri akang sudah terlelap tidur postingan ini pun bisa ter-publish. Maklum saja dalam kegiatan ngeblog akang masih pake laptop istri untuk menulis. Bisa dibilang akang masih nebeng untuk urusan ngeblog. Walaupun memiliki sebuah ponsel berbasis android yang bisa digunakan ngeblog namun menggunakan laptop jauh lebih nyaman. Ceritanya istri akang benar2 sibuk akhir-akhir ini. Hal ini memaksanya untuk membawa laptop setiap hari, padahal biasanya cukup menggunakan PC ditempat kerjanya. Begitupun ketika dirumah, laptop-nya terus ikut bekerja disela-sela kesibukannya sebagai ibu rumah tangga. Dengan demikian akang hanya bisa bengong menahan keinginan membuat postingan di blog ini.

Menggunakan ponsel untuk ngeblog memang cukup merepotkan. Kegemaran akang untuk menyertakan sebuah gambar disetiap postingan adalah penyebabnya. Kemampuan kamera ponsel akang sangat payah, contohnya ketika memotret di tempat dengan pencahayaan yang kurang maka hasilnya pasti jelek. Walaupun gambar yang didapat cukup bagus namun tidak bisa diedit terlebih dahulu sebelum di-publish. Sebuah aplikasi untuk mengedit foto pun terpaksa diunduh di ponsel akang. Padahal ini akan membuat kinerjanya semakin lemot. Rasanya ingin segera mengganti ponsel tersebut dengan sistem operasi yang lebih mumpuni. Namun seperti biasa masalah finansial menghalangi keinginan tersebut.

Selama ini untuk urusan foto dan gambar di blog akang mengandalkan sebuah kamera saku. Hasilnya bisa diedit dengan leluasa di laptop menggunakan aplikasi edit foto bernama “PIXLR”. Kombinasi kedua benda tersebut turut menunjang kegiatan ngeblog akang terus berlangsung hingga kini. Hingga seminggu yang lalu kamera saku akang rusak karena terbanting ketika dimainkan Akbar. Setelah terjatuh kamera tersebut tidak bisa lagi digunakan. Lensanya tidak bisa menutup dengan sempurna, begitupun ketika dipaksakan untuk memotret maka gambar yang dihasilkan tidak tampil utuh. Ada sebagian besar layar yang tertutup bayangan hitam. Jika kamera digoyangkan terdengar ada suara benda patah didalamnya. Dengan harapan tinggi akang pun mendatangi servis center untuk memperbaikinya. Setelah dilakukan pemeriksaan maka hasil diagnosanya adalah ada komponen diafragma yang patah. Batere kamera juga telah rusak dan perlu diganti. Perkiraan biaya ditentukan oleh petugas servis membuat semangat akang untuk memperbaiki kamera tersebut langsung hilang. Jumlah yang ditentukan cukup mahal untuk sebuah kamera saku yang saat membelinya berharga tidak lebih dari satu juta rupiah. Jumlah biaya servis yang ditentukan bahkan senilai dengan harga sebuah kamera saku baru.

Hilangnya akses terhadap laptop dan rusaknya kamera saku milik akang sungguh membuat semangat nulis terpuruk. Ponsel hanya digunakan untuk blogwalking dan sekedar membalas komentar yang masuk. Bahkan akang harus menunggu istri tidur hanya untuk sekedar membuat postingan curcol seperti ini. Duh begini nih nasibnya tukang nebeng:mrgreen:

Tentang Ade Sadikin

The ordinary people
Pos ini dipublikasikan di Catatan dan tag . Tandai permalink.

23 Balasan ke Nasib Tukang Nebeng

  1. Imron Rosyadi berkata:

    Semoga kamera saku nya akan berganti dengan kamera yang lensanya bisa diganti-ganti.🙂

  2. affajri berkata:

    kunjungan pertama kang.

  3. Titik Asa berkata:

    Wilujeng wengi Kang…
    Betul Kang, ngeblog via hp android gak nyaman. Gak perduli layarnya lebar, tetap lebih enjoy via laptop.
    Ini koq model nge-blognya mirip dgn saya. Saya juga mengandalkan kamera saku untuk mengambil foto. Biasa foto ini saya edit dulu dgn aplikasi photoscape. Terus saya posting via laptop. Oh iya, laptop saya ini cukup tua, sudah hampir 5 tahun. Ini laptop bekas pakai si cikal. Kata dia mah laptop ini sudah ketinggalan. Tp bagi saya mah, masih oke. Cepat juga karena prosesornya generasi core 2 duo. Si cikal sudah pake laptop dg prosesor generasi i3. Anak informatika, begitulah…
    Nah, semoga atuh akang cepat mendapatkan laptop dan kamera saku yg lebih baik…

    Salam,

  4. Assalaamu’alaikum wr.wb, Akang….

    Dirosakkan Akbar hanya sebagai sebab sahaja Akang. Semua itu dari Allah SWT yang mahu Akang menggantikan yang baru biar keren semua postingannya nanti. Kumpul uang dong, sikit-sikit lama-lama jadi bukit. Lalu ponsel OPPO N1 yang diidamkan dapat dibeli. Didoakan bisa dapat ganti hp yang baru dan tidak nebeng lagi.😀

    Salam sejahtera dari Sarikei, Sarawak.😀

  5. pak bakul berkata:

    tetap semangat!!

  6. sakura suri berkata:

    Aamiin..
    semoga dapet ya kang Oppo N1 nya!
    keren tuh canggihhh😀

  7. kebomandi berkata:

    semoga dapet gantinya:
    1. handphone yang lebih canggih ex: S4 lah yaa hehe
    2. kamera saku yang bagusss:)
    3. dan laptop nambah satu
    amiiiin😀

  8. pursuingmydreams berkata:

    Sama Kang saya klo ngeblog mending dari komputer, maklum seringnya saya sertakan banyak foto2, dan klo dari ponsel ga bisa edit foto.

  9. nengwie berkata:

    Hihihi.. Nebeng saya juga hidupnya sama kang mas😀
    Mudah2an dapat pengganti kamera sakunya dgn yg lebiiiiiiiiiih bagus.
    Mudah2an akang bisa memiliki Laptop atau netbuk atau PC atau mesin tik? Eh yg terakhir mah teu tiasa langsung posting hehe
    Eeh dupi ayeuna tos awarahum pangintennya mesin tik teh..:D

    • abi_gilang berkata:

      Alhamdulillah abdi mah masih gaduh mesin tik manual Teteh, tilas pun bapa janten juru tulis kapungkur di lembur🙂

      • nengwie berkata:

        Aahh eta meni waas nya.. Tak tuk tak tuk.. Tiiiiing..:)
        Jaman teteh sakola (SMA) sareng kuliah teu acan ngangge komputer, taaah pas nyerat skripsi, baru mencoba menulis pakai komputer, naon teh namina WS4 gituh hilap deui😀

      • abi_gilang berkata:

        Kebayang mun hayang nge-pas kata diujung baris (biar rata kanan) posisi ketikan diujung (sampe mentok) trus spasi mundur sambil mengeja kata yg mo diketik. Pasti kebayang kalo pernah ngalamin mah🙂 kalo ga kebayang sih yaaaa maaf🙂

      • nengwie berkata:

        Hahaha iyaaah bikin judul ngitung mundur dulu..
        Kalau panjang dan hrs dua atau tiga baris, dibuat yg cantik dgn resiko ngitung lagiiiii😀

        Belakang kertas dilapis dengan pembatas, biar rapih.
        Akang masih ngalamin yah pakai mesin tik.. Ting..:D

      • abi_gilang berkata:

        Masih ngalamin, dengan merk mesin tik favorit “brother”.

      • nengwie berkata:

        iih sami atuuh.. meni kasohor merk brother teh nya…

  10. amymustaq berkata:

    yang sabar ya kang..
    smga ada gantinya buat kamera akang yang rusak,… semangat ngeblogg kang🙂

Ada komentar??? tulis aja...!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s