Harga Sebuah Kemalasan

stat wp

Judul diatas sengaja akang buat sebagai sebuah peringatan bagi diri sendiri. Ngeblog yang dimulai dengan sebuah rasa keingin-tahuan kemudian berubah menjadi sebuah kesenangan. Merasa senang ketika tulisan kita diapresiasi orang lain. Bisa dengan cara mengomentarinya atau malah bertanya lebih jauh tentang isi sebuah postingan. Kesenangan ngeblog muncul saat kita bisa berinteraksi langsung dengan sahabat blogger lain atau yang lebih dikenal dengan istilah kopdar. Terkadang melihat jumlah kunjungan yang melonjak di blog kita memberi kesenangan yang tak terkira. Tentunya banyak alasan lain yang bisa disebutkan tentang kesenangan ngeblog bagi seorang blogger. Bagi akang sendiri, selain kesenangan2 diatas maka satu yang pasti memberi rasa senang adalah ketika akang berhasil menuangkan apapun yang ada di kepala akang kedalam sebuah tulisan.

Nah setelah sekian lama tak pernah tertuang sebuah tulisan akhirnya kini akang mendapat ide yang rasanya layak ditulis di blog tercinta ini. Hanya saja kali ini ide yang muncul dipicu oleh keadaan yang justru membuat akang sedih. Saat melihat trafik kunjungan blog akang merasa kaget karena sejak tanggal 23 september 2014 ternyata trafik kunjungan blognya anjlok. Angka kunjungan sejak tanggal tersebut ternyata stabil dan tak beranjak niak hingga hari ini. Padahal seingat akang angka kunjungan 6 bulan hingga setahun sebelumnya stabil. Penurunan terjadi biasanya di akhir pekan dimana mungkin kebanyakan orang sedang sibuk liburan keluar kota atau malah tak membuka internet samasekali. Walaupun memang trafik kunjungan ke blog akang itu tak pernah lebih dari 600 tapi cukup membuat akang merasa senang.

Melihat trafik seperti yang tampak di gambar akang jadi teringat saat2 pertama kali ngeblog. Hal pertama yang dilakukan saat membuka blog adalah melihat trafik. Begitu juga sebelum logout dari blog. Seakan tiada hari tanpa melihat trafik kunjungan blog. Padahal hingga setahun ngeblog kunjungan blog tak pernah lebih dari 100. Hingga akhirnya kebosanan melihat trafik blog pun melanda. Memang bukannya tak pernah melihat trafik samasekali, namun ada banyak hal lain yang membuat hati senang ketika membuka blog. Kemudian melihat trafik pun hanya dilakukan sesekali saja atau ketika ada notifikasi dari admin tentang trafik kunjungan. Kini akang hanya bisa menyimpulkan mungkin kemalasan akang-lah yang menyebabkan trafik kunjungan ke blog menjadi anjlok. Mudah2an semangat yang dahulu muncul saat pertama kali ngeblog bisa tumbuh kembali.

Bailah sahabat, itulah curhatan akang kali ini. Happy blogging.

Tentang Ade Sadikin

The ordinary people
Pos ini dipublikasikan di Catatan dan tag , . Tandai permalink.

17 Balasan ke Harga Sebuah Kemalasan

  1. kang Rahmat berkata:

    wah si akang sibuk yah… .sama nih saya juga masih jarang apdet lagi blognya😦

Ada komentar??? tulis aja...!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s