Yang Terlewatkan

persib5

Hampir sebulan sejak postingan terakhir di blog akang ini. Baru kali ini bisa kembali terisi kata-kata yang mengendap entah diotak bagian mana? Banyak peristiwa disekitar akang yang terjadi tak terungkap diblog ini. Salahsatunya yang paling “hapening” menurut akang pribadi adalah kembalinya klub sepakbola kebanggaan akang menjadi juara di ISL tahun ini. PERSIB memang telah menjadi klub sepakbola kebanggaan akang sejak kecil. Begitu juga ayah akang. Masih teringat saat-saat dimana ayah mengajak akang menyetrum aki untuk persiapan mendengarkan siaran langsung sepakbola antara Persib berhadapan dengan lawan-lawannya. Tentu saja waktu itu kami hanya bisa mendengarkan pertandingan sepakbola dari siaran radio. Hanya suara Max Sopacua yang menghiasi pendengaran kami sepanjang pertandingan. Jalannya pertandingan hanya ada di lintasan bayangan pikiran masing-masing orang. Akang sendiri jarang melihat bagaimana terampilnya Ajat Sudrajat ketika menerobos pertahanan lawan. Atau bagaimana sigapnya Sobur ketika menahan gempuran lawan yang mengancam gawangnya.

Andai saja saat ini ada radio yang masih menyiarkan siaran langsung sebuah pertandingan sepakbola ingin sekali akang membandingkannya dengan menonton tayangan langsung via televisi. Rasanya akang akan tertawa terbahak-bahak manakala sebuah gol tercipta. Bagaimanapun dengan siaran radio akan ada jeda beberapa detik setelah sebuah gol tercipta. Kecepatan berbicara dari reporter tentunya terbatas bahkan bagi reporter kawakan sekelas Max Sopacua. Kami biasanya mengetahui sebuah gol tercipta manakala sebuah rancangan serangan diakhiri suara gemuruh dibelakang reporter terdengar menggema berkepanjangan. Laporan reporter seakan hanya mengkonfirmasi terjadinya sebuah gol. Tak ada protes yang dibumbui argumen dari kami manakala sebuah serangan ke pihak lawan harus terhenti karena “off side”. Kami hanya bisa percaya dengan apa yang kami dengar. Protes pun hanya dilakukan manakala reporter sendiri melaporkan bahwa keputusan tersebut meragukan.

Kembali kepada cerita kemenangan Persib Bandung, kemenangan dalam pertandingan final ISL 2014 kemarin sontak membuat akang gembira. Kegembiraan yang juga dirasakan mayoritas rakyat Jawa Barat dan semua pendukung Persib. Maklum saja, Pesib bukanlah klub yang sering merasakan gelar juara. Gelar terakhir dirasakan 19 tahun yang lalu sungguh sebuah sebuah jeda waktu yang sangat lama. Akang sendiri yang bukan seorang penggemar sejati sepakbola hanya ingin turut merasakan kegembiraan merasakan gelar juara-nya Persib. Hanya tulisan ini yang bisa akang jadikan sebagai bukti rasa gembira akang menyambut keberhasilan Persib menjuarai liga sepakbola tahun ini. Sebuah tulisan yang akang anggap sebagai tanda mata di blog ini tentang sebuah “cerita besar” kemenangan klub sepak bola kebanggan akang. Mungkin bagi seorang bobotoh sejati tulisan yang baru ditulis setelah tiga pekan berlalu, hanya menunjukkan bahwa akang memang bukan bobotoh yang baik. Hanya saja akang tetap merasa bahwa selalu ada dukungan bagi persib di hati akang.

“…Jung maju maung Bandung…Patandang moga sing meunang…Tong hariwang tong salempang…eleh meunang urang Bandung moal pundung…”

Tentang Ade Sadikin

The ordinary people
Pos ini dipublikasikan di Catatan dan tag , . Tandai permalink.

8 Balasan ke Yang Terlewatkan

  1. Abi Sabila berkata:

    seru juga ya, menikmati sesuatu yang semestinya dengan melihat dan mendengar, tapi hanya bisa mendengarnya saja.

  2. Okti D. berkata:

    selamat atas kemenangan kesebelasan jagoannya🙂

  3. Masya berkata:

    kayaknya seru ya kalo dengar live lewat radio gitu

  4. dani berkata:

    Ah Kang, kita sepertinya berasal dari generasi yang sama. Jaman dulu bete abis kalo Bapak dengerin siaran sepakbola di radio, tapi meskipun begitu, ikutan berasa seru ketika terdengar gemuruh suara di radio dan dikonfirmasi dengan laporan reporter. Selamat buat kemenangan PERSIBnya Kang,🙂

Ada komentar??? tulis aja...!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s