Bersua Karimunjawa

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.


Postingan Mabok Koplo di Pantura sebelumnya tentunya tak akan hadir seandainya tak ada tujuan akang melakukan perjalanan ke Jepara. Karimunjawa, sebuah nama yang membuat akang rela menempuh perjalanan tak terlupakan tersebut. Pertama kali terbersit keinginan untuk menyambangi Karimunjawa adalah saat akang membaca postingan salah seorang seleb blog sahabat akang yaitu Teh Orin. Padahal sebenarnya dipostingan Teh Orin tersebut dia sendiri gagal menyeberang ke kepulauan Karimunjawa karena masalah cuaca yang tidak mendukung. Namun sejak saat itu Karimunjawa terus bersemi dihati akang sebagai satu destinasi wisata yang hendak akang kunjungi disuatu waktu nanti. Begitulah keinginan tersebut terpendam berbulan-bulan tanpa ada aksi nyata untuk merealisasikannya.

Nah beberapa waktu yang lalu istri akang mendapat pesan WA dari nomor yang tak tercatat di daftar kontak. Menanyakan kabar dengan bahasa yang terasa begitu akrab dan membuat penasaran. Ternyata dia adalah salahseorang sahabat istri akang yang tak berjumpa hampir sepuluh tahun yang lalu dan kini tinggal di Jepara. Setelah terjalin komunikasi yang kembali intens, istri akang memutuskan untuk berkunjung ke Jepara dalam rangka silaturahim. Diakhir tahun memang seringkali menjadi waktu untuk menghabiskan jatah cuti yang belum terpakai. Nah pada tahun ini istri akang memiliki banyak rencana untuk menghabiskan sisa cuti tahunannya. Pertama kali kami berencana pergi ke kota Solo juga untuk mengunjungi seorang kerabat. Solo juga dipilih karena disana ada lembaga pendidikan untuk anak berkebutuhan khusus yang terkenal berkualitas baik. Saat ini kami memang berkeinginan untuk memulai mencari sekolah bagi Gilang. Tentu saja setelah kota Solo maka Kota Jogjakarta menjadi tujuan selanjutnya. Akang memang tak pernah merasa bosan jika berkunjung ke kota yang satu ini sambil berharap bisa bertemu beberapa sahabat blogger yang memang banyak tinggal disana. Dan kini rencana pun berubah dengan memasukkan kota Jepara sebagai persinggahan pertama sebelum Solo dan Jogjakarta.

Sebenarnya saat memutuskan kami akan berangkat ke Jepara belum ada kepikiran untuk mengunjungi Karimunjawa. Di otak akang masih nggak “nyambung” antara Jepara dan Karimunjawa. Provokator utama yang jadi terdakwa tentu saja si mbah kita semua yaitu Mbah Gugel. Ketika akang googling tentang tempat wisata yang bisa dikunjungi di Jepara ternyata Karimunjawa menjadi keywords yang menghiasi laman pencarian. Seolah mata pancing yang langsung telak mengenai mulut ikan maka seketika saja Karimunjawa menghapus destinasi kota Solo dan Jogjakarta sebagai rencana awal tujuan perjalanan akang setelah Jepara. Bahkan bagi akang sendiri, bersilaturahim ke Jepara malah tidak lagi menjadi prioritas utama (tapi jangan bilang2 istri akang yaa:mrgreen: ). Langsung saja akang mengontak salah satu agen wisata untuk mengikuti satu trip wisata karimunjawa yang berlangsung selama 3 hari 2 malam. Dipostingan kali ini akang rasa tak perlu bercerita tentang kegiatan wisata selama disana. Maklum saja banyak review-review tentang kegiatan wisata Karimunjawa yang bisa didapatkan di internet. Akang malah lebih suka memperhatikan keadaan penduduk dengan kesehariannya di Karimunjawa. Biarlah foto-foto diatas yang menceritakan serunya berwisata di Karimunjawa.

Karimunjawa merupakan wilayah yang terdiri dari kumpulan pulau-pulau kecil terletak di sebelah utara provinsi Jawa Tengah. Terdiri dari masyarakat nelayan yang menjadikan laut sebagai pusat kegiatan sehari-hari. Menghasilkan berbagai roduk perikanan laut yang banyak dikirim ke berbagai kota di Jawa Tengah melalui Jepara ataupun Semarang. Berbagai kebutuhan masyarakat akan barang-barang dan pangan banyak dipasok dari Jepara sebagai kota terdekat. Saat ini Karimunjawa mulai banyak dikenal sebagai destinasi wisata impian bagi banyak pelancong baik dalam maupun luar negeri. Pantai-pantai yang relatif masih alami dan bersih menjadi daya tarik bagi siapapun yang melihatnya. Dalam pengamatan akang selama disana banyak fakta yang bisa dilihat pada masyarakat Karimunjawa saat ini. Arus kedatangan wisatawan yang mendatangi Karimunjawa membuat banyak masyarakat yang mengubah tempat tinggalnya menjadi homestay yang bisa disewakan kepada para pendatang. Warung-warung banyak bermunculan untuk menyediakan berbagai keperluan pendatang selama disana. Banyak review terdahulu yang menyebutkan jika berkunjung kesana harus membawa perbekalan makanan ringan yang cukup. Nampaknya saat ini kita tak perlu repot-repot lagi melakukannya karena banyaknya warung-warung milik penduduk setempat. Selain itu penduduk juga banyak membuka usaha menyewakan alat-alat snorkling dan segala perlengkapan lainnya. Kapal yang mereka miliki kini juga bisa disewakan untuk kegiatan wisata disaat mereka tidak sedang mencari ikan dilaut. Begitulah keadaan saat ini di Karimunjawa yang penduduknya mulai bersiap menyongsong geliat pariwisata sebagai bagian tak terpisahkan dari kehidupannya sehari-hari.
IMG_20141207_083510Dermaga baru

IMG_20141207_090853
Membangun homestay baru

IMG_20141207_084633
Salahsatu sekolah

IMG_20141207_085251
Pembuat kusen

IMG_20141207_091002
IMG_20141207_090941
Kantor pos dan kotak pos

IMG_20141207_084825
Penjual sayur keliling

IMG_20141207_085041
Drum-drum bensin eceran yang harganya 11 ribu perliter

IMG_20141207_090548
Rumah tua

IMG_20141207_085410
Parabola disetiap rumah

IMG_20141207_083046
Karimunjawa berbenah

IMG_20141207_083436
Suasana pesisir

IMG_20141206_195646
Aktifitas jual beli cinderamata

IMG_20141206_195348
Warna-warni karimunjawa

Tentang Ade Sadikin

The ordinary people
Pos ini dipublikasikan di Catatan dan tag , . Tandai permalink.

11 Balasan ke Bersua Karimunjawa

  1. Ryan berkata:

    asik ya kang di sana?

  2. Orin berkata:

    Aaaaah…akang mah curaaaang, Orin smp sekarang blom jg ke sana hihihihi

  3. Titik Asa berkata:

    Asli, Kang abdi kabita hoyong amengan ka Karimunjawa nih…
    Hayu Kang urang kaditu deui ah sasarengan sareng abdi.

    Salam,

  4. dani berkata:

    Seneng banget baca postingan ini Kang. Berasa banget excitementnya. Hihihihi. Jadi istri gak ngeh nih ya Kang awalnya niat jalan-jalan ke Karimun jawa? Lihat foto-fotonya jadi pengen banget ke sana!😀

  5. aqied berkata:

    Karimunjawa itu resolusi 2013 saya yg sampe 2014 mau berakhir tetep blm.kesampean
    Hahahahaha

  6. ysalma berkata:

    Saya belum bersua dengan Karimunjawa nih Kang.

Ada komentar??? tulis aja...!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s