A Self Reflection : Kebanggaan Seorang Ayah

logo1

Blogwalking akang ke blog Om Nh beberapa waktu yang lalu menyisakan rasa penasaran untuk mengikuti lomba yang diadakan disana. Lomba yang menarik dan beda dari kebanyakan lomba di blog lainnya. Sesuai peraturan yang punya hajat maka akang memilih tulisan berjudul “Gambar Kereta Api”. Tulisan tersebut dipilih sebagai tulisan yang paling berkesan menurut akang pribadi karena proses penulisannya paling cepat. Begitu ide muncul, akang hanya menyiapkan ponsel untuk memotret coretan Akbar didinding dan dilemari serta gambar yang baru saja dibuat diatas kertas. Buka laptop untuk kemudian mengalirlah cerita sederhana tentang sebuah gambar kereta api dan postingan baru pun hadir hanya dalam waktu setengah jam.

Proses penulisan yang singkat dan cerita yang sederhana tidak berarti membuat tulisan tersebut tanpa kesan. Bagi akang pribadi tulisan tersebut seolah menelanjangi akang yang baru bisa merasakan kegembiraan melihat tumbuh kembang anak secara normal pada diri Akbar. Kondisi yang sangat bertolak belakang jika dibandingkan dengan tumbuh kembang Gilang. Cerita Gilang sejak lahir seolah tak menyisakan celah kegembiraan buat akang sebagai seorang ayah. Cerebral Palsy yang memberi judul bagi “buku cerita hidup” Gilang tak banyak memberi ruang kegembiraan disetiap baris kisahnya. Bercerita tentang gambar kereta api buatan Akbar menggambarkan pendulum kehidupan akang seolah bergeser ke kutub yang berlawanan. Sedih menjadi gembira, menangis menjadi tertawa dan yang pasti membuat hidup akang menjadi lebih “bercerita”.

Hanya saja tulisannya terkesan buru-buru dalam pemilihan kata-kata. Efek dramatisasi kegembiraan yang akang rasakan tidak muncul dalam tulisan. Akang juga kurang memperhatikan kualitas foto yang di upload. Kemampuan ponsel yang terbatas dan kemampuan akang untuk ngoprek foto juga terbatas membuat tampilan postingan secara keseluruhan menjadi kurang menarik. Namun selalu saja setiap berhasil membuat sebuah postingan, akang akan merasa gembira karena setidaknya sebuah ide yang muncul didalam otak bisa tertuang didalam bentuk tulisan di blog tercinta ini.

“Postingan ini diikut sertakan dalam lomba tengok-tengok blog sendiri berhadiah, yang diselenggarakan oleh blog The Ordinary Trainer”

Tentang Ade Sadikin

The ordinary people
Pos ini dipublikasikan di Catatan dan tag . Tandai permalink.

2 Balasan ke A Self Reflection : Kebanggaan Seorang Ayah

  1. nh18 berkata:

    Saya datang dan sudah membaca “Self Reflection” di blog ini
    Terima kasih telah berkenan untuk ikut lomba saya ya
    Semoga sukses

    Salam saya
    #80

  2. dani berkata:

    Waaah Akang ikutan jugak ya. Saya baca ke sana dulu ya Kang. Semoga sukses buat kita bersama. Hihihi.🙂

Ada komentar??? tulis aja...!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s