Jajananku Jajananmu

IMG_20150116_131618

Mudik ke kampung halaman selalu saja menghadirkan cerita yang sayang untuk dilewatkan dalam blog ini. Seperti beberapa hari yang lalu, saat berada di kampung akang sengaja mengajak Akbar berkeliling kampung. Mengunjungi kerabat dan handai taulan dalam rangka bersilaturahim. Mencoba mengingatkan kepada mereka bahwa di tempat lain ada orang-orang yang selalu merindukan mereka. Ada bagian dari mereka yang tak selalu hadir dalam keseharian namun tetap hadir dalam kerinduan dan doa-doa. Meyakinkan bahwa mereka menjadi bagian yang tak terpisahkan dari kehidupan akang. Selain itu akang juga ingin menanamkan kebiasaan tersebut kepada Akbar. Walaupun saat ini masih sulit menjelaskan secara verbal kepada Akbar tapi akang yakin dengan mengajaknya turut serta maka suatu saat dia akan mengerti apa yang akang inginkan. Mencoba memberi sedikit gambaran kepada Akbar bahwa ada banyak orang yang mencintai ayahnya sejak dahulu. Bahwa ayahnya adalah orang yang dibesarkan dalam kasih sayang banyak orang.

Menyusuri jalan-jalan yang dahulu sering akang lewati dikampung. Membongkar kenangan yang perlahan mulai tenggelam dalam segala macam persoalan kehidupan. Seperti kenangan yang mendadak muncul saat akang melihat seorang pedagang jajanan anak-anak. Jajanan yang sebenarnya adalah kerupuk berbentuk kecil-kecil sebesar ujung jari. Dibungkus dengan kertas minyak berwarna hijau, merah dan kuning. Kertas yang juga biasa digunakan untuk membuat layangan. Kurupuk “bangreng” adalah nama yang orang kampung biasa menyebutnya. Dahulu kurupuk bangreng adalah jajanan yang selalu ada disetiap pertunjukan bangreng. Mungkin itu pula yang membuatnya disebut kerupuk bangreng. Bangreng adalah nama pertunjukkan jaipongan yang biasa diadakan dalam berbagai hajatan baik pernikahan maupun acara sunatan. Semakin jarangnya pertunjukkan bangreng tak lantas membuat kerupuk bangreng ikut hilang. Walaupun tak sebanyak dahulu, masih ada orang yang tetap setia berdagang kurupuk bangreng hingga saat ini.

Melihat pedagang kerupuk bangreng tersebut akang langsung saja menawari Akbar untuk membelinya. Mungkin Akbar merasa kaget karena tak biasanya ditawari jajanan. Padahal biasanya jika meminta jajan aja sering ditolak keinginannya. Akbar tak menyadari bahwa ada maksud tersembunyi dibalik penawaran akang membelikannya kerupuk bangreng. Tentu saja akang ingin memotretnya bersama kerupuk bangreng yang baru saja dibelinya. Terbayang sudah cerita kerupuk bangreng yang akan menghiasi blog ini sambil menampilkan foto Akbar dengan jajanan kerupuk bangreng.

IMG_20150116_131636

Tentang Ade Sadikin

The ordinary people
Pos ini dipublikasikan di Cerita Akbar dan tag , . Tandai permalink.

13 Balasan ke Jajananku Jajananmu

  1. Orin berkata:

    mungkin di kampung Orin jg ada yah Kang, dg nama yg berbeda, asa ga tau kerupuk bangreng heuheu.

  2. Ceritanya nostalgia tempo dulu ya kan๐Ÿ˜€ . Aku jadi kangen jajanan tanah air deh๐Ÿ˜† .

  3. Putri berkata:

    ๐Ÿ™‚ lama tdk berkunjung kemari, salam sehat selalu untuk keluarga semuanya ya ^_^

  4. Titik Asa berkata:

    Ah, jajanan masa kecil…
    Jadi inget ciwang nih Kang… jajanan favorit waktu dulu saya SD.

    Salam,

  5. nengwie berkata:

    Perasaan sudah tulis komentar tadi malam, ko ngga ada ya..?? hehe

    Kang damaaang…?? Kurupuk..? Waaah jajanan favorit sekeluarga kurupuk mah kang..๐Ÿ™‚

  6. dani berkata:

    Jadi kangen kampung halaman baca ini Kang. ๐Ÿ™‚

  7. JNYnita berkata:

    Bentuknya kayak ciki ya Mas..๐Ÿ˜€

  8. nengwie berkata:

    ุงู„ุณูŽู‘ู„ุงูŽู…ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ูƒูู…ู’ ูˆูŽุฑูŽุญู’ู…ูŽุฉู ุงู„ู„ู‡ู ูˆูŽุจูŽุฑูŽูƒูŽุงุชูู‡ู
    Kumaha damaaang..??

    Eh kenapa ya pas masuk ke postingannya akang, saya ko belum follow2an..?? Kepijit gitu atau gimana ya…๐Ÿ˜ฆ

    Ini saya ikuti lagi blog akangnya..
    Kurupuk..?? Waaah makanan ringan paling disukai…๐Ÿ™‚

Ada komentar??? tulis aja...!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s