Menjaga Harapan

IMG_20150210_104043

Banjir yang terus menerjang ibukota Jakarta selalu menjadi pusat pemberitaan disetiap kejadiannya. Berbagai macam analisis dari para ahli tentang bagaimana cara menanggulangi banjir yang terus berulang seolah tak ada artinya. Perhitungan tentang seberapa besar kerugian yang diakibatkan oleh banjir terus dihitung bahkan setiap hari. Segala efek yang mengikuti setelah terjadinya banjir tak ketinggalan turut meramaikan pemberitaan. Begitulah informasi yang akang lihat setiap hari di televisi akhir-akhir ini. Tak ayal akang pun tak tahan untuk ikut berkomentar tentang apapun yang terjadi di ibukota. Padahal pada kenyataannya bagi akang pribadi tak terpengaruh banyak dengan kejadian banjir yang sedang terjadi. Akang tinggal didaerah yang tidak terkena banjir. Tempat kerja tak pernah mengalami kebanjiran. Begitu pun akses jalan dari rumah hingga ke tempat kerja tidak melewati daerah banjir. Bagi akang berita tentang banjir yang ada selama ini seolah hanya ada dilayar televisi.

IMG_20150210_104607
IMG_20150210_073207

Namun kepedulian akang menjadi suatu tuntutan nyata terhadap banjir manakala akang berkunjung ke tempat tinggal mertua. Di kampung yang terletak di kawasan Ciseeng Bogor mayoritas penduduknya mencari nafkah dengan beternak ikan. Berbagai macam komoditas ikan yang ditekuni para petani. Lele, bawal, patin hingga ikan hias tersedia disana. Ternyata bersamaan dengan banjir yang melanda ibukota, kolam-kolam ikan disana juga turut terendam banjir. Sungai yang selama ini menjadi sumber pengairan untuk peternakan ikan disana turut meluap. Hal ini menyebabkan ikan-ikan yang berada di kolam banyak yang kabur. Kerugian yang dialami para peternak pun cukup besar. Mungkin secara nominal kerugian yang diderita tak sebesar kerugian banjir di ibukota. Namun bagi kebanyakan peternak sekali kehilangan ikan akan sulit mencari modal untuk kembali beternak lagi.

IMG_20150210_104911
IMG_20150210_073158

Berbagai upaya dilakukan untuk mencegah agar ikan-ikan didalam kolam tak lenyap begitu saja. Memasang jaring pada aliran yang menuju sungai pun dilakukan. Tentu saja dengan harapan jika air telah surut masih ada sisa ikan yang bisa diselamatkan kembali (seperti terlihat pada gambar diatas). Bagi peternak disana, berita heboh tentang banjir ibukota mungkin tak pernah menarik perhatian mereka. Didepan mata mereka banjir yang sesungguhnya telah merenggut banyak pengorbanan dari mereka yang harus dihadapi tanpa pemberitaan.

Tentang Ade Sadikin

The ordinary people
Pos ini dipublikasikan di Catatan dan tag . Tandai permalink.

Satu Balasan ke Menjaga Harapan

  1. Beby berkata:

    Banjir selalu jadi masalah utama ya.. Semoga solusi kali ini dari Pemerintah bisa berhasil..

Ada komentar??? tulis aja...!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s